Headline

Flyover Ditutup Lima Hari


Pasang Box Girder, Disiapkan Dua Opsi Rekayasa Lalulintas

MAKASSAR, BKM — PT Wijaya Karya (WIKA) Beton sebagai kontraktor pelaksana pengerjaan tol layang, mulai melakukan pemasangan box girder di atas tiang konstruksi yang sudah berdiri. Dimulai dari arah Tol Reformasi menuju AP Petta Rani.
Saat ini, sudah terpasang sebanyak 38 box girder dari tiang konstruksi penyangga (pier) satu hingga delapan. Menurut rencana, pemasangan box girder akan dilanjutkan dari pier (P) 8 ke pier (P) sembilan. Namun yang jadi persoalan, aktifitas pemasangan box girder dari P8 ke P9 akan dilakukan di atas flyover.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, selama pemasangan box girder tersebut, baik flyover maupun Jalan Urip Sumiharjo yang berada di bawahnya akan ditutup.
Sebelum penutupan jalan, pihak Wika Beton, Unit Lalulintas Polrestabes Makassar, Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel dan Kota Makassar menggelar rapat, Selasa (8/10). Pertemuan berlangsung di direksi keet PT Wika Beton Jalan Urip Sumoharjo. Rapat membahas rekayasa lalulintas yang akan diberlakukan selama penutupan jalan.
Manajer Konstruksi Proyek WIKA Beton Mochtar Yunus menjelaskan, proses pemasangan box girder, mulai dari tahapan launching hingga lifting diperkirakan akan memakan waktu minimal lima hari dan maksimal tujuh hari. Selama itu flyover akan ditutup. “Tapi kalau pekerjaan lancar, sekitar lima harilah semua sudah rampung,” ungkap Mochtar Yunus.
Dia menjelaskan, pelaksanaan pekerjaan akan dimulai pada Kamis pagi. Karena semua alat maupun box girder akan dinaikkan, maka otomatis Jalan Urip Sumoharjo yang berada di bawah flyover sudah ditutup. Sementara untuk flyovernya sendiri, akan dikondisikan. Jika aktifitas di atasnya sudah mulai dilakukan dan dinilai sudah tidak kondusif jika flyover dilewati kendaraan, maka akan ditutup.
“Tapi kami perkirakan Kamis malam atau Jumat pagi baru dilakukan penutupan flyover. Setelah pemasangan box girder dari P8 ke P9 selesai, flyover pun akan kita buka. Pemasangan box girder kemudian kami lanjutkan ke arah AP Petta Rani dari P9 ke P10. Demikian seterusnya,” jelasnya.
Selama penutupan jalan, ada dua opsi rekayasa lalulintas yang dipersiapkan. Menurut Manajer Safety dan Traffic Wika Beton Alex Muhajirin, opsi pertama, dari arah tol Reformasi ke arah AP Petta Rani tidak ada perubahan. Demikian juga sebaliknya.
Sementara dari arah AP Petta Rani ke Jalan Barawaja Timur (Rappokalling), harus melalui Tol Reformasi. Belok kanan di depan u-turn Gedung Keuangan, kemudian belok kiri menuju Jalan Barawaja.
Dari arah Jalan AP Petta Rani ke Urip Sumoharjo (timur) harus melalui Tol Reformasi. Putar balik (u-turn) depan Gedung Keuangan dan belok kiri depan flyover.
Untuk pengendara dari Jalan Urip Sumoharjo (barat) menuju Urip Sumoharjo (timur) harus melalui Tol Reformasi, kemudian putar balik di depan Gedung Keuangan dan berbelok kiri di depan flyover.
Dari Urip Sumoharjo (barat) ke Barawaja Timur (Rappokalling) harus melalui Urip Sumoharjo belok kiri masuk Tol Reformasi. Putar balik STA 0-50 (area Tol Reformasi) dan putar balik di JPO dan belok kiri menuju Jalan Barawaja.
Sementara dari Jalan Urip Sumoharjo (timur) ke Jalan Urip Sumoharjo (Barat) harus belok kiri ke AP Petta Rani. Putar balik ke u-turn P12-P13 (depan Perumahan The Mutiara). Selanjutnya belok kiri ke Jalan Urip Sumiharjo depan sop saudara.
Untuk alternatif kedua, dari jalan Tol Reformasi menuju Jalan AP Petta Rani tidak ada perubahan arus lalulintas. Demikian pula sebaliknya.
Sementara dari Jalan AP Petta Rani menuju ke Jalan Barawaja Timur atau Rappokalling lurus masuk Tol Reformasi, kemudian putar balik STA 0-150 area Tol Reformasi. Selanjutnya putar balik di JPO menuju Jalan Barawaja Timur.
Selanjutnya, dari Jalan A P Petta Rani ke Jalan Urip Sumoharjo Timur, lurus masuk Tol Reformasi kemudian putar balik di STA 0-150 di area Tol Reformasi. Selanjutnya belok kiri depan flyover menuju Jalan Urip Sumoharjo.
Bagi kendaraan dari Jalan Urip Sumoharjo Barat ke Urip Sumoharjo Timur harus melewati Tol Reformasi. Kemudian putar balik ke Tol Reformasi STA 0-150 dan belok kiri depan flyover. Selanjutnya menuju Jalan Urip Sumoharjo Timur.
Sementara dari Jalan Urip Sumoharjo Barat ke Jalan Barawaja Timur atau Rappokalling harus melewati Tol Reformasi, putar balik di STA 0-150 dan putar balik JPO menuju ke Urip Sumoharjo Timur.
Dan dari Urip Sumoharjo Timur menuju Urip Sumoharjo Barat, harus belok kiri ke Jalan AP Pettarani l, terus putar balik di u-turn P12 hingga P13 depan perumahan The Mutiara. Selanjutnya belok kiri ke Jalan Urip Sumoharjo depan Sop Saudara dan menuju ke Jalan Urip Sumoharjo Timur.
“Dari hasil rapat disepakati jika opsi pertama yang akan diberlakukan. Namun, jika kepadatan kendaraan cukup parah, maka opsi kedua yang akan diberlakukan,” ungkap Alex Muhajirin.
Kaur Bin Ops Satlantas Polrestabes Makassar AKP Suel Tolongan, mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, agar selama penutupan flyover, sebaiknya menghindari jalan tersebut.
Selanjutnya, dia menawarkan agar pada jam-jam tertentu, saat aktifitas di jalan padat, sebaiknya Wika tidak melaksanakan pekerjaan dan membuka jalan bagi pengendara bermotor.
“Kalau bisa jam 6 sampai 9 pagi itu tidak ada aktivitas. Selanjutnya pada jam pulang kerja di sore hari sampai malam. Di situ jam ramai kendaraan,” jelas Samuel. (rhm/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments
To Top