Headline

Tanpa OPD, NA Boyong Staf Khusus ke Australia


MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah kembali melakukan lawatan ke luar negeri. Kali ini, negara yang dituju adalah Australia. Nurdin bersama rombongan bertolak ke negara Kanguru itu, Sabtu (5/10).
Informasi yang diperoleh BKM, orang nomor satu Sulsel itu berangkat ke Australia atas undangan Kementerian Luar Negeri Australia dan Duta Besar Australia untuk membicarakan rencana beberapa kerja sama. Salah satunya terkait bidang peternakan.
Kali ini, orang nomor satu Sulsel itu tidak memboyong kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)-nya.
Yang dibawa adalah orang-orang dekatnya. Di antaranya salah satu staf khusus bidang media Bunyamin, dan asisten pribadinya Rayson.
Sehari sebelum berangkat, gubernur sempat menjawab pertanyaan wartawan via WA yang membenarkan jika ada undangan dari Kementerian Luar Negeri Australia. Namun dia belum bisa memastikan apakah bisa berangkat atau tidak.
“Iya. Ini untuk memenuhi undangan Kementerian Luar Negeri Australia yang sudah tiga kali tertunda. Ini juga belum tahu apakah bisa memenuhi undangan atau tidak. Tergantung kondisi di Sulsel,” tulisnya singkat.
Dan pada Minggu (6/10), ketika dikonfirmasi via WA, staf khusus gubernur Bunyamin Arsyad membenarkan keberangkatan tersebut.
“Yang berangkat saya (Bunyamin), Pak Gub, dan Raysen. Paling dua tiga hari di Australia,” katanya.
Namun informasi yang beredar, jika Gubernur Nurdin Abdullah mengajukan izin perjalanan ke luar negeri selama 11 hari.
Khusus perjalanan ke Australia, menurut salah seorang sumber, ada dua bupati yang ikut diboyong oleh gubernur, yakni Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, dan Bupati Enrekang Muslimin Bando.
Nurdin juga disebut mengikutsertakan Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Prof Yusran. Namun jadwal terbang Prof Yusran berbeda dengan rombongan gubernur.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Peternakan Sulsel Abdul Azis mengatakan dirinya tidak ikut serta karena tidak ada perintah langsung dari gubernur.
“Kami hanya tunggu perintah. Kalau disuruh ikut, kami ikut. Tapi kalau tidak tentu kami tidak berangkat,” singkatnya. (rhm/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top