Headline

”Leher Saya Dicekik, Pak”


Sambil Menangis, Istri Legislator Melapor ke Polisi

PAREPARE, BKM — Seorang perempuan paruh baya mendatangi Mapolres Parepare, Senin (7/10) pukul 13.00 Wita. Ia mengadukan dugaan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialaminya.
Wanita tersebut bernama Hj Fitriani. Ia melaporkan suaminya H Muliadi. Pria tersebut merupakan anggota DPRD Kota Parepare dari Partai Golkar.
Dalam laporannya, Fitriani menuturkan bahwa kejadian tersebut berlangsung pukul 09.30 Wita. Berawal ketika Muliadi datang ke rumah orang tuanya. Ketiga orang anaknya langsung menyambutnya dan meminta uang untuk jajan di sekolah.
Namun, permintaan anaknya tersebut atk dipenuhi. Malah sebaliknya, mengancam hendak memukulnya. Mereka pun menangis lalu pulang ke rumah mengadu ke ibunya.
Tak puas memarahi anaknya, Muliadi kemudian mendatangi istrinya. Ia dimarahi dan dibentak. Bahkan mencekik lehernya karena jengkel.
Beruntung, anak-anak Muliadi beserta keluarganya yang lain berhasil melerai. Akibat kejadian tersebut, leher korban mengalami luka lebam.
Tak terima perbuatan suaminya, Fitriani kemudian menempuh jalur hukum. Anaknya ia jadikan saksi atas perlakuan kasar Muliadi.
”Karena marah, leher saya dicekik,” kata korban dengan menetaskan air mata saat melapor ke polisi.
Pengaduan korban diterima di SPKT Polres Parepare dengan nomor LP/482/X/TUK.7.1.3/2019 Polres Parepare tertanggal 7 Oktober 2019. Laporan ditandatangani Iptu La Onding.
Dihubungi terpisah, Muliadi membantah jika ia mencekik istrinya. Ia mengaku marah karena anaknya hendak melempari mobilnya dengan batu.
”Saya tidak mencekiknya,” katanya membela diri, dan meminta masalah ini tidak dibesar-besarkan. (smr/rus/c)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top