Headline

Wagub Ada, Hasbi Dilantik Sekprov


MAKASSAR, BKM — Sempat tertunda satu hari, akhirnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup (KLH) Sulsel Andi Hasbi Nur digeser dari jabatannya. Ia kemudian ‘diparkir’ pada posisi Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat.
Jabatan tersebut sempat lowong setelah ditinggalkan Jufri Rahman. Mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel itu dipercaya sebagai Staf Ahli Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB).
Hasbi dilantik oleh Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani di ruang kerjanya, Kamis (19/9). Pelantikan ini menimbulkan tanda tanya berbagai pihak. Pasalnya, Hasbi dilantik oleh sekprov. Padahal, Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman sedang berada di Makassar. Sementara Gubernur HM Nurdin Abdullah memang berada di Jakarta.
Berdasarkan pengalaman sebelumnya, pelantikan pejabat tinggi pratama selalu dilakukan gubernur. Jika orang nomor satu itu berhalangan hadir, diganti oleh wakil gubernur. Dan jika wagub juga berhalangan, baru dilakukan oleh sekprov.
Ditanya seputar itu, Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani menegaskan tidak ada masalah, mau gubernur, wakil gubernur atau sekprov yang melantik.
“Tadi sudah izin sama beliau (wagub). Tidak ada masalah. Pendelegasian seperti ini memungkinkan,” ujarnya.
Dia melanjutkan, mutasi atau pergeseran merupakan sesuatu yang biasa dalam organisasi pemerintahan. Tentu ada alasan sehingga seorang pejabat dimutasi.
“Tapi intinya pertimbangan efisiensi dan efektifitas untuk peningkatan pelayanan. Proses mutasi itu dinamis sekali,” jelasnya.
Hayat menambahkan, tidak ada alasan khusus di balik pelantikan tersebut. Lebih kepada upaya untuk tetap menjaga stabilitas pemerintahan.
“Alasannya saya kira untuk tetap menjaga irama kita semua. Yang jelas, pertimbangannya efisiensi dan efektifitas pelaksanaan layanan,” tambahnya.
Terkait pejabat yang akan mengisi posisi kosong kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan yang ditinggalkan Hasbi, Abdul Hayat menyebut hal tersebut sementara dibicarakan.
“Belum, sebentar lagi kita akan serahkan SK. Mudah-mudahan Pak Gubernur hari ini (kemarin) sudah tiba di Makassar. Nanti Pak Gubernur yang mungkin langsung menyerahkan,” terang Abdul Hayat.
Sekprov juga menjawab pertanyaan wartawan soal lelang jabatan. ”Lelang jabatan itu dalam waktu singkat juga saya kira, kita persiapkan. Memastikan semua akan bergerak sesuai gerbongnya,” tandasnya.
Ditemui usai, pelantikan Hasbi mengatakan pergeseran jabatan merupakan hal yang biasa. Terlebih dirinya sudah tujuh tahun menduduki jabatan Kepala DLH Sulsel.
“Ini kan pilihan buat setiap orang. Kita ikut apa keputusan pimpinan,” kata Hasbi.
Kendati demikian, Hasbi mengakui jika ada kesempatan untuk berkarir lebih baik akan dipilihnya. Seperti mengikuti seleksi terbuka di lingkungan pemerintah pusat.
“Saya sudah pernah ikut lelang di Ditjen Pengelolaan Limbah B3 KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) dan masuk tiga besar. Kalau ada peluang, kita ikut. PNS itu yang penting bisa mengabdi,” jelasnya. (rhm/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top