Headline

Tersinggung, Ayah dan Anak Parangi Tetangga


MAKASSAR, BKM — Sebuah rumah di Jalan Harimau, Kelurahan Maricayya Selatan dikepung polisi, Kamis (12/9). Personel Unit Reskrim Polsek Mamajang ini dipimpin Kanit Iptu Syamsuddin Hehanussa, didampingi Panit I Ipda Sgustinus Tambing dan Panit 2 Ipda Syaiful Basir.
Dari dalam rumah keluar dua orang pria. Satu orang berkepala nyaris plontos bernama Rivai alias Cabul (54). Disusul kemudian seorang remaja bernama Ervin bin Rivai. Mereka adalah bapak dan anak.
Dari tangan keduanya diamankan dua bilah senjata tajam berupa parang panjang dan pendek. Selanjutnya polisi menggiring mereka ke Mapolsek Mamajang guna pemeriksaan lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko yang dikonfirmasi, mengaku telah menerima laporan penangkapan bapak dan anak tersebut. Kata dia, dua orang yang diringkus Unit Reksrim Polsek Mamajang itu adalah pelaku penganiyaan berat (anirat).
”Keduanya diamankan setelah dilaporkan dalam kasus tindak pidana penganiayaan berat terhadap tetangganya bernama Usman (41). Korban menderita luka tebasan,” ujar Indratmoko. Adapun laporan korban teregistrasi dengan LP/157/IX/2019/Restabes Makassar/Sek Mamajang tertanggal 10 September 2019.
Perwira dua melati di pundaknya itu menambahkan, personel Reskrim Polsek Mamajang langsung menindaklanjuti aduan korban dengan turun melakukan penyelidikan. Hasilnya, pelaku diketahui tengah berada di rumahnya Jalan Harimau.
”Anggota Polsek Mamajang kemudian mendatangi rumah pelaku. Dua orang yang merupakan bapak dan anak berhasil diamankan. Turut disita barang bukti dua bilah senjata tajam yang digunakan oleh keduanya menganiaya korban,” jelas AKBP Indratmoko lagi.
Dari pemeriksaan, pelaku mengakui melakukan penganiayaan secara bersama-sama terhadap tetangganya sendiri. Akibatnya, Usman menderita luka tebas pada punggung dan telapan tangan kanan bagian luar.
Motif penganiayaan, menurut Indratmoko, berawal ketika pelaku pulang dari pasar. Di tengah perjalanan ia berpapasan dengan korban, yang juga hendak pulang ke kediamannya.
Tanpa disangka, pelaku mengeluarkan kata-kata, yang intinya menyebut korban suka mengurusi urusan orang lain. Usman tersinggung dan pulang ke rumahnya. Setelah itu ia keluar dan menemui Rivai.
Usman yang membawa sebilah parang langsung menghunusnya. Ia melontarkan kata-kata dengan nada tinggi, karena tersinggung ditatap secara sinis.
Rivai pun naik pitam. Ia lalu masuk ke dalam rumahnya untuk mengambil parang, sambil memanggil anaknya Ervin. Sang anak juga membawa parang, lalu keluar bersama-sama ayahnya. Keduanya langsung menyerang tetangganya hingga terluka. Beruntung, warga sekitar yang mengetahui kejadian ini langsung berusaha melerai. (ish/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top