Headline

Duka Sulsel untuk BJ Habibie


MAKASSAR, BKM — Prof Dr Ing Bacharuddin Jusuf Habibie kini telah berada di alam keabadian. Bapak bangsa yang berpulang ke rahmatullah, Rabu petang (12/9) itu dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Kamis siang (13/9).
Duka untuk putra Parepare itu mengalir dari Sulawesi Selatan. Berbagai kalangan menyampaikan rasa belasungkawa. Tak sebatas tokoh, tapi juga pelajar serta masyarakat umum.
”Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Kami atas nama Pemerintah Kota Makassar turut berbelasungkawa. Sungguh kami telah kehilangan seorang tokoh yang patut ditiru keteladanannya. Bapak BJ Habibie patut dicontoh oleh semua generasi bangsa. Terutama generasi muda,” ucap Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal S Suhaeb, kemarin.
Kata Iqbal, perjuangan Habibie muda dalam mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi demi membawa nama bangsa Indonesia, telah menginspirasi banyak anak muda negeri ini. Karenanya, kehilangan sosok Habibie begitu menyisakan kesedihan yang terdalam.
“Selamat jalan, Eyang. Semoga tenang di alam sana dan diberikan tempat yang layak di sisi-Nya. Karena kegigihan dan keuletanmu, semua orang di dunia dapat menikmati perjalanan udara,” kata Iqbal.
Mantan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto juga menyampaikan ucapan dukanya. Melalui pesan singkatnya, Danny Pomanto mengatakan, sosok BJ Habibi merupakan inspirasi bagi generasi muda bangsa.
“Wafatnya beliau merupakan kedukaan yang mendalam bagi kita semua, bagi generasi muda yang selalu menjadikan beliau sebagai inspirasi,” ujar Danny.
“Mari kita doakan bersama, insyaallah semoga amal jariah beliau untuk dunia, agama, bangsa dan negara Indonesia akan menemani beliau hingga ke surga,” ibuhnya.
Pangdam Mayjen TNI Surawahadi atas nama keluarga besar Kodam XIV/Hasanuddin juga menyampaikan ucapan yang sama. ”Bahwasanya beliau pahlawan dirgantara telah berpulang ke rahmatullah. Kita sama-sama mendoakan semoga amal ibadahnya diterima Allah Swt, ditempatkan pada tempat yang lapang. Terbaik di sisi Nya, serta diampuni dosa-dosanya. Kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan, kekuatan dan kesabaran. Aamiin,” ujar Pangdam.
Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif turut berduka atas wafatnya BJ Habibie. “Masyarakat Sulawesi Selatan tentu sangat kehilangan atas wafatnya almarhum. Beliau putra terbaik bangsa ini,” kata Syahar, kemarin.
Sekretaris DPW Nasdem Sulsel ini menyebut Habibie salah satu presiden Indonesia yang mengukir sejarah. Ia juga mengenang jasa-jasanya sebagai bapak demokrasi.
“Beliau memuluskan jalan bagi proses transisi demokrasi Indonesia yang kita nikmati saat ini,” ujar suami Hj Haslinda Hasan ini.
Syahar juga mengajak seluruh elemen masyarakat di daerah ini untuk mendoakan BJ Habibie, agar mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.
“Semoga dedikasi dan amal beliau semasa hidup diterima oleh Allah Swt. Selamat jalan Presiden Habibie. Selamat jalan bapak teknologi Indonesia dan bapak demokrasi Indonesia,” tandas Syahar.
Ketua DPD I Golkar Sulsel Nurdin Halid mengatakan, BJ Habibie adalah tokoh bangsa dan tokoh reformasi. Dikenang karena kehebatan dan kepintarannya yang mendunia.
”Saya secara pribadi maupun sebagai ketua Golkar Sulsel sangat berduka dan merasa kehilangan senior yang sangat patut kita teladani. Selamat jalan Pak Habibie. Surga adalah tempatmu. Aamiin,” ujar Nurdin Halid.

Pesawat Kertas Pelajar Enrekang

Kepergian BJ Habibie untuk selama-lamanya, telah membuat bangsa Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Pelajar di Kabupaten Enrekang punya cara tersendiri menyatakan rasa belasungkawanya.
Di Unit Pelaksana Teknis (UPT) SD 1 Enrekang misalnya, mereka memulai pelajaran hari Kamis (12/9), dengan mendoakan almarhum BJ Habibie.
“Kebetulan sekali hari ini kelas VI belajar tematik tentang tokoh dan penemuannya. Salah satu yang dibahas adalah BJ Habibie. Makanya kita berdoa untuk beliau,” kata salah satu guru, M Haris Syah.
Selain itu, murid juga membuat pesawat kertas untuk mengenang sosok BJ Habibie, yang dikenal sebagai tokoh dirgantara dunia. Pada sisi kertas, mereka menulis berbagai hal tentang Habibie, doa, bahkan puisi.
“Para siswa mengidolakan dan menjadikan Habibie sebagai teladan. Semoga di antara mereka kelak ada yang mengikuti jejak kesuksesan beliau,” tandas Haris.

Salat Gaib di Rujab Gubernur

Warga Sulsel melaksanakan salat gaib untuk mendoakan almarhum BJ Habibie. Dipusatkan di lapangan Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Kamis malam (12/9).
Ratusan orang berbaur untuk menyalatkan tokoh yang lahir di Parepare, 25 Juni 1936 itu. Termasuk Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah yang langsung bertolak ke Makassar usai melayat jenazah almarhum di Jakarta pada Kamis siang.
Bertindak sebagai imam salat gaib adalah Ustadz Masykur Yusuf, yang merupakan imam Masjid Al Markaz Al Islami. Selanjutnya, Gubernur HM Nurdin Abdullah menyampaikan sambutan, dan dilanjutkan dengan yasinan dan salat Isya berjamaah.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sulsel H Suherman, mengatakan pihaknya mengundang berbagai elemen masyarakat yang ingin ikut dalam kegiatan ini. Mulai dari Forkopimda, OPD lingkup Pemprov Sulsel, ormas Islam, majelis taklim, anggota DPRD, hingga masyarakat umum.

Karangan Bunga di Monumen Cinta

Di kampung halaman almarhum BJ Habibie, Kota Parepare, warga menunjukkan rasa dukanya dengan berbagai cara. Mulai dari memajang karangan bunga di Monumen Cinta Sejati Habibie Ainun, doa bersama di tempat yang sama, hingga mengibarkan bendera setengah tiang.
Tak ketinggalan di Sekolah Dasar Negeri 4 Jalan Masjid Raya, depan Monumen Korban 40.000 Jiwa. Sekolah yang berlokasi di Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare ini merupakan tempat menimba ilmu BJ Habibie semasas kecil.
Kepala SDN 4 Parepare Yahya, mengatakan BJ Habibie pernah bersekolah di tempat ini. Namun hanya sampai kelas IV. Habibie kecil kemudian pindah ke Kabupaten Barru karena ikut orang tua yang pindah bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS).
”Sewaktu beliau bersekolah di sini, bel untuk jam istirahat dan waktu pulang sekolah masih menggunakan besi yang dipukul dan digantung depan salah satu kelas. Alatnya itu masih tersimpan,” kata Yahya, kemarin.
Sebagai bentuk duka cita yang mendalam, SDN 4 Parepare memberlakukan tiga hari berkabung. Setiap pagi sebelum jam belajar dimulai, dilaksanakan doa bersama. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Gugur Bunga.
”Bukan hanya Indonesia, tapi dunia kehilangan tokoh terbaik. Semoga akan lahir Habibie lain dari SDN 4,” ujarnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare Arifuddin Idris, mengatakan telah mengimbau kepada seluruh SD dan SMP untuk menggelar doa bersama sebelum jam pelajaran dimulai. Juga mengibarkan bendera setengah tiang.
Hasna, warga Parepare yang juga pimpinan salah satu bank swasta di Kota Parepare, menyebut Habibie sebagai salah satu tokoh yang mampu mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan. Hal itu ditunjukkannya dalam keluarga.
”Almarhum ramah kepada semua orang. Ketika saya belum berkeluarga, waktu itu Pak Habibie berkunjung ke Parepare. Dari atas mobil beliau membuka kaca mobilnya dan melambaikan tangan pada warga yang menyaksikan di sepanjang jalan,” ujar Hasna. (nug-her-mup-rhm-rif/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top