Headline

Selamat Jalan Bapak Teknologi Indonesia….


INNALILLAHI wainna ilaihi rojiun. Presiden RI ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie atau yang lebih akrab disapa BJ Habibie wafat pada hari Rabu (11/9) pukul 18.08 WIB.
Putra Parepare, Sulawesi Selatan ini mengembuskan napas terakhirnya kala menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta. Habibie berpulang di usia 83 tahun.
Dari RS, jenazah almarhum dibawa untuk disemayamkan di rumah duka Kuningan, Jakarta Selatan. Habibie dikenal sebagai Bapak Teknologi Indonesia dan ilmuwan kelas dunia.
Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe mengaku sangat kehilangan seorang sosok yang sangat inspiratif dan brilian. ”Kita semua mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat yang layakn di sisiNya. Begitu banyak pelajaran dan hikmah yang bisa kita petik dalam perjalanan hidup beliau, baik sebagai pemimpin bangsa maupun keluarga,” ujar Taufan Pawe malam tadi.
Thareq Kemal, putra bungsu Habibie mengatakan, almarhum memiliki masalah jantung sejak usia muda. Hal ini mengakibatkan kesehatan jantungnya melemah.
”Alasan kenapa meninggal adalah karena sudah menua, dan memang kemarin saya katakan bahwa gagal jantung yang mengakibatkan penuaan itu karena memang orang menjadi tua. Organ-organ itu melemah menjadi tidak kuat lagi,” tuturnya kepada wartawan di RSPAD Gatot Soebroto.
”Tim dokter sudah berbuat yang terbaik. Tidak ada yang bisa dibuat apa-apa lagi, mohon doanya, mohon dukacitanya. Kami berterima kasih, mohon pengertian bahwa kami dalam keadaan berkabung,” tambahnya.
Rencananya, prosesi pemakaman dilaksanakan hari ini, Kamis (12/9). Jenazah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, tepat di samping istri tercinta Ainun Habibie.
BJ Habibie dan Ainun menempati slot nomor 120-121 di TMP Kalibata. Presiden RI Joko Widodo memimpin jalannya upacara pemakaman.
Pemerintah Indonesia menetapkan tiga hari berkabung nasional atas wafatnya Habibie. Rakyat Indonesia diimbau untuk mengibarkan bendera setengah tiang sebagai tanda ikut berduka cita.
Di antara hal-hal yang diwariskan BJ Habibie adalah karya besarnya di dunia teknologi, khususnya penerbangan yang juga terkait dengan julukan apresiatif buat dirinya.
Semasa hidupnya, BJ Habibie identik dengan julukan Bapak Teknologi. Alumnus Universitas Teknologi Rhein Westfalen Aachen, Jerman itu memang dikenal sebagai salah satu anak bangsa dengan pencapaian luar biasa di bidang tersebut.
Pria yang menjabat posisi Menteri Riset dan Teknologi pada periode 29 Maret 1978-16 Maret 1998 ini juga menorehkan sejumlah karya besar yang diakui oleh dunia. Yang pertama adalah pencapaiannya membidani kelahiran N-250 Gatotkaca, pesawat pertama Indonesia yang melakukan penerbangan perdana pada 10 Agustus 1995.
Pesawat N-250, dengan penggunaan huruf “N” memiliki makna nusantara, adalah pesawat sipil yang dirancang oleh IPTN yang sekarang dikenal dengan PT Dirgantara Indonesia, PT DI, Indonesia Aerospac.
Karya besar lain dari mendiang BJ Habibie adalah Teori Crack Propagation, sebuah solusi untuk mendeteksi rambatan kerusakan konstruksi pada badan pesawat. Keahliannya menghitung crack propagation on random sampai ke atom-atom pesawat terbang memunculkan julukan BJ Habibie yang lain, yakni Mr Crack.
Sebelum titik crack bisa dideteksi secara dini, kemungkinan keretakan konstruksi diantisipasi dengan dengan cara meninggikan faktor keselamatannya (SF). Semisal dengan meningkatkan kekuatan bahan konstruksi jauh di atas angka kebutuhan yang bikin material yang diperlukan jadi lebih berat. Setelah titik crack bisa dihitung, derajat SF pun bisa diturunkan.
Alhasil, BJ Habibie berkontribusi meringankan bobot pesawat kosong (tanpa berat penumpang dan bahan bakar) hingga 10 persen dari sebelumnya. Angka penurunan ini bisa mencapai 25 persen setelah material komposit disusupkan ke dalam tubuh pesawat.
Kiprah BJ Habibie di dunia teknologi kian nyata lewat rancangan DO-31, pesawat transportasi berbaling-baling tetap pertama yang mampu tinggal landas dan mendarat secara vertikal. Rancangan itu dibeli oleh Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). (*-mup/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top