Metro

Ditawari Umroh hingga Isi Acara di Polda Bengkulu


BKM/RAHMA DITAWARI--NASIB baik saat ini berpihak ke Bunda Elah. Dia kebanjiran tawaran untuk mengendorse berbagai macam produk serta ditawari umrah.

NASIB baik saat ini berpihak ke Bunda Elah. Dia kebanjiran tawaran untuk mengendorse berbagai macam produk.Mulai dari jenis kosmetik, baju, makanan, pakaian, dan banyak lagi.

Laporan: RAHMA AMRI

Namun, dia mengaku selektif dalam menerima tawaran endorse. Khususnya untuk produk kosmetik.
“Kalau tidak ada BPOM dan ijinnya, saya tidak berani tawarkan atau jual. Gappaka nanti kosmetik abal-abalki,” ungkapnya.
Terkadang, untuk lebih meyakinkan kualitas produk yang dipasarkan, dia mencoba untuk memakainya terlebih dahulu.
Bunda Elah juga menerima tawaran live mempromosikan produk pakaian di gerai sang owner. Karenanya, dalam sehari, dia bisa berpindah lokasi live beberapa kali untuk promosi produk.
Buah kerja kerasnya pun sudah memperlihatkan hasil. Untuk urusan keuangan, dia mengaku, saat ini, apa yang telah didapat sudah lebih dari cukup. Bukan hanya itu. Karena Bunda Elah berhasil memasarkan dengan baik salah satu produk kosmetik, dia akan diberangkatkan umrah ke Tanah Suci pada 6 Oktober mendatang.
“Banyak saya kasih laku kosmetiknya merek RK. Karena itumi, saya mau dikasih berangkat umrah sama yang barangnya saya endorse,” ungkapnya.
Bukan itu saja, saat ini, wanita yang selalu tampil apa adanya itu banjir tawaran mengisi acara. Apakah itu ulang tahun, pengantin, dan lainnya.
Pernah satu ketika, Bunda Elah diundang untuk menghadiri ulang tahun seseorang, pulang dari sana, dia membawa segepok uang hasil saweran.
Bahkan, pada Oktober mendatang, dia diundang Polda Bengkulu untuk mengisi acara di sana.
Bunda Elah saat ini sudah menjelma menjadi selebriti. Selain facebook, dia juga merambah ke youtube.
Makanya, saat live, dia kerap memperkenalkan konten you tube miliknya dengan mengajak men-subscibe. Namun, lagi-lagi, Bunda Elah membuat orang-orang terbahak dengan caranya memperkenalkan kontennya itu.
Pasalnya, kata subscribe cukup sulit diucapkan oleh lidahnya sehingga yang lafal yang keluar dari mulutnya menjadi subreker.
“Jadi yang mau lihat video Bunda Elah, bisa disubreker yah,” ungkapnya.
Dia mengaku semangat mencari uang. Kesempatan yang ada saat ini tak ingin disia-siakan. Apalagi, dia punya tujuh anak yang butuh biaya cukup besar. Dan salah seorang anaknya butuh biaya dan perhatian yang besar. Pasalnya, salah seorang anaknya sejak beberapa tahun lalu mengalami cacat gara-gara step. Anak tersebut sempat mengalami koma dan sampai saat ini tidak bisa jalan.
“Jadi saya harus semangat bantu bapaknya cari uang. Ini juga demi mereka,” jelasnya.
Jika sudah beraktifitas seharian, dia mengaku kadang badannya pegal-pegal. Untung suaminya pengertian dan membantu memijit badannya.
“Kalau malam sakit tonji badanku. Biasaka napijit pijitka suamiku,” pungkasnya.
Di jagad maya, nama Bunda Ela saat ini cukup fenomenal. Setiap kali live memasarkan produk, penonton yang merupakan facebooker selalu melampaui angka diatas 1000 orang dan dibagikan diatas 500 orang. Bahkan, momen live Bunda Ela selalu ditunggu-tunggu.
Dia menawarkan metode pemasaran produk yang tidak biasa. Menggunakan bahasa sehari-hari yang kadang dicampur dengan bahasa Makassar. Ditambah celutukan menggelikan yang apa adanya, membuat Bunda Ela diterima dengan baik.
Apa yang disajikan sangat natural dan tidak dibuat-buat. Termasuk dalam mengucapkan kata-kata asing yang rumit dieja dan diucapkan. Kadang, pelafalan kalimatnya yang ‘okkot’ membuat para penontonnya tertawa.
Dalam menawarkan produk, Bunda Ela sangat semangat. Suaranya lantang. Kadang ikut berjoget sesuai momen.
Celutukan-celutukannya sangat segar dan lucu.
Bunda Ela kadang menggunakan Bahasa Indonesia yang seadanya dan jauh dari pakem, namun cukup manjur masuk ke hati.
Misalnya, saat wanita kelahiran 20 Desember 1982 itu menawarkan produk untuk organ intim wanita.
Dia menyebutnya sebagai produk ‘menjepit menjerit’. Tak ayal, istilah tersebut langsung viral di kalangan netizen.
“Itu kata-kata langsungji keluar dari mulutki. Tidak dibikin-bikin,” ungkap Bunda Ela saat berbincang santai dengan Berita Kota Makassar.
Selain itu, ada beberapa kata lain yang saat ini menjadi ciri khasnya. Walaupun pelafalannya salah, namun sepertinya netizen memahami dan memaklumi.
Misalnya, jika Bunda Ela menyebut kata whatssup, maka pelafalannya menjadi ‘waspat’. Atau untuk istilah ‘COD’, Bunda Ela menyebutnya ‘cedodet’. Serta masih banyak istilah-istilah lain yang membuat netizen terbahak saat nonton live sang bunda.
Ikhwal sehingga ibu tujuh anak ini menjadi ‘penjual online’ adalah untuk membantu perekonomian keluarga. Suaminya hanyalah seorang pengangkut barang.
“Kalau ada kontainer yang isinya mau dipindahkan, barupi kodong suamiku kerja,” tutur Bunda Ela.
Untuk membantu sang suami, Bunda Ela awalnya berjualan pakaian seken alias ‘cakar’. Namun, usaha itu merugi.
“Pertama jualan cakar, tapi rugika. Banyak utangku. Cakar kan ambil bal, tidak dilihat dalamnya. Biasa banyak yang tidak bisa dijual kembali,” tuturnya.
Setelah itu, dia banting setir menjual kosmetika. Nah, dari jualan itu, ada yang menawarkannya untuk jualan kosmetik RK. Seiring dengan maraknya jualan online, Bunda Ela pun memanfaatkan facebook untuk mempromosikan jualannya. (*)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top