Kriminal

Polda Ringkus Tiga Penyelundup Baby Lobster Senilai Rp3,5 M

KONFRENSI PERS--Kapolda Sulsel, Irjen Hamidin memberikan keterangan pers terkait penangkapan tiga penyelundup baby lobster di Mapolda Sulsel, Selasa (10/9).

MAKASSAR, BKM– Polda Sulsel meringkus tiga tersangka kasus penyelundupan baby lobster ke luar negeri senilai Rp3,5 miliar. Ketiga tersangka, berinisial RM sebagai pemilik baby lobster, SM pemilik bagasi dan ST sebagai tukang packking.
“Mereka diamankan di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar,” kata Irjen Pol Hamidin, Kapolda Sulsel, pada jumpa pers di Mapolda Sulsel, Selasa (10/9/2019).
Hamidin menuturkan, penyelundupan baby lobster berhasil digagalkan petugas gabungan Ditreskrimsus Polda Sulsel, Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Makassar (BKIPM) dan Kantor wilayah Bea Cukai Makassar serta bekerjasama dengan petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
Petugas menemukan 23 bungkus baby lobster yang berisi 19.253 ekor baby lobster, terdiri dari 13.477 ekor benih lobster mutiara  dan 5.776 ekor benih lobster pasir.
Bahkan, pelaku mencampur kemasan baby lobster dengan kerupuk, mie instan dan sandal jepit didalam satu buah koper bagasi untuk mengelabui petugas.
Kini ketiga tersangka diamankan di Mapolda Sulsel untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Sementara dua rekan tersangka yang dikantongi identitasnya menjadi DPO Ditreskrimsus Polda Sulsel.
Tersangka dijerat dengan pasal 88 jo pasal 16 ayat 1 UU RI no.31 tahun 2004, sebagaimana telah diubah dengan UU RI no.45 tahun 2009, tentang perikanan Jo pasal 31 ayat 1 UU RI No.16 tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.
Dan untuk tindak pidana perikanan, mereka diancam hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp15 miliar.
“Untuk karantina hewan, ikan dan tumbuhan, diancam hukuman 3 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 150 juta,” katanya. (mat/cha/c)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top