Headline

Mantan Ketua Hipmi Tipu Pengusaha Rp7,1 Miliar


MAKASSAR, BKM — Upaya pelarian Hamka Hasan (48) terhenti. Pengusaha asal Sulawesi Tenggara (Sultra) ini ditangkap sekembalinya dari Singapura.
Hamka diketahui pernah menjabat sebagai ketua Himpunan Pengusahan Muda Indonesia (Hipmi) Sultra. Ia dibekuk personel Polda Sulsel setelah dinyatakan buron dalam kasus dugaan tindak pidana penipuan yang ditangani oleh pihak Direktorat Reserse Kriminal Umum.
Sebelumnya, pada April 2017 Hamka telah ditetapkan sebagai tersangka lalu karena terbukti melakukan penipuan terhadap Andi Sarman, salah seorang warga Makassar. Dana milik pengusaha tersebut sebesar Rp 7,1 miliar.
Hanya saja, saat proses hukum berlangsung, dia melarikan diri. Polisi pun memasukannya dalam daftar pencarian orang (DPO).
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, penangkapan tersangka diawali koordinasi dengan operasi monitoring Residen Mobile Center Polda Sulsel untuk mengetahui keberadaan tersangka.
“Dalam monitoring itu, tersangka diketahui sedang berada di Kendari. Tim Resmob Polda Sulsel dan tim penyidik Subdit 4 melakukan pengejaran ke sana,” jelas Dicky, Selasa (10/9).
Selanjutnya, tim berkoordinasi dengan Jatanras Polda Sultra di Kendari untuk melakukan pencarian titik lokasi pasti keberadaan Hamka. Diperoleh informasi bila tersangka sedang berada di rumahnya dalam komplek perumahan Citraland, Kendari.
Polisi kemudian bergerak cepat, hingga akhirnya berhasil meringkus Hamka. Dalam interogasi yang dilakukan pihak kepolisian, tersangka mengaku baru saja pulang dari Singapura. Dia pun kemudian dibawa ke Polda Sulsel guna proses hukum lebih lanjut.
Dalam catatan kepolisian, Hamka pernah diadukan ke polisi dengan laporan bernomor: LP.161/1V/2017/SPKT tanggal 20 April 2017. Kemudian berstatus buruan berdasarkan surat DPO/35/V11/2018/Ditreskrimum Polda Sulsel.
Berkas kasus penipuan yang melibatkan Hamka bahkan sudah sampai ke penyidik Kejasaan Tinggi (Kejati) Sulsel pada tanggal 20 April 2017 silam, sejak diterbitkannya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke pihak Kejati Sulawesi Selatan. (ish/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top