Headline

Dua Kaki Begal Sadis di Jalan Timor Didor


MAKASSAR, BKM — Seorang pria bertubuh tambun berada di balik sel tahanan Mapolres Pelabuhan, Makassar. Di kedua betisnya tampak terlilit kain perban berwarna putih. Tampak bercak merah bekas darah yang telah mengering.
Lelaki itu bernama Jufri. Biasa dipanggil Karca atau Dewa. Luka di betisnya diakibatkan oleh terjangan timah panas polisi. Ia dilumpuhkan lantaran menyerang petugas kepolisian saat proses penangkapan. Personel yang meringkusnya berasal dari tim Ghost Dermaga Polres Pelabuhan dipimpin Kanit Resmob Iptu Mukhlis.
Dalam catatan kepolisian, Karca merupakan tersangka dalam tindak pidana pencurian disertai kekerasan (curas). Bahkan, Jufri dikenal sebagai begal sadis. Sebab ia tak segan-segan melukai korbannya.
Menurut Iptu Mukhlis, tindakan tegas diberikan terhadap tersangka karena menyerang petugas yang hendak menangkapnya, Senin dinihari (9/9).
Sebelumnya, polisi mendapat informasi tentang keberadaan Karca yang selama ini menjadi buron. Ia disebutkan tengah berada di Jalan Kandea. Petugas pun langsung ke lokasi.
”Tersangka didapati tengah berpesta miras (ballo). Saat hendak ditangkap, ia tiba-tiba menyerang anggota,” ujar Iptu Mukhlis, kemarin.
Kesempatan itu coba dimanfaatkan Karca untuk melarikan diri. Tiga kali tembakan peringatan ke udara tak juga dihiraukannya. Moncong pistol aparat pun diarahkan ke bagian betis. Dor….dor…Dua peluru bersarang di kaki tersangka. Karca langsung tersungkur hingga tak berkutik. Selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara guna mendapatkan pertolongan medis.
Sebelumnya, kata Iptu Mukhlis, tersangka Karca melakukan aksinya di Jalan Timor. Saat itu ia membegal tangan korbannya, seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Cristina Liemer (40).
Saat itu, korban tengah berjalan di Jalan Timor menuju ke parkiran mobilnya. Ia membawa tas warna hijau yang digantung di bahu sebelah kirinya.
Tidak lama kemudian tiba-tiba datang pelaku dari arah belakang korban dan langsung menarik tas yang dibawanya. Korban yang tidak ingin kehilangan barang berharganya, sempat memberi perlawanan.
Sempat terjadi tarik menarik antara keduanya. Hingga akhirnya pelaku mengeluarkan sebilah parang yang dibawanya. Kemudian menebas tangan korban sampai tak berdaya. Selanjutnya pelaku kabur dengan membawa tas milik korban.
“Tersangka mengakui perbuatannya yang melakukan pembegalan di Jalan Timor. Selain itu, dia juga pernah melakukan pencurian HP dalam lingkungan sekolah di Jalan Cakalang, Kecamatan Ujung Tanah dengan modus menodong korbannya. Tersangka ini baru saja bebas dari penjara dalam kasus curat dan curas,” pungkas Iptu Mukhlis. (ish/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top