Kriminal

PN Makassar Cek Lokasi Sengketa Lahan di Jalan Kalimantan


KARAENG INTAN--Kala sidang lapangan di Jl Kalimantan Rabu kemarin, nampak Ratu Magda Lena DE Munik yang akrab disapa Karaeng Intan (pakai kudung) tengah berdialog dengan anggota hakim.

MAKASSAR, BKM–Pengadilan Negeri Makassar meninjau (pemeriksaan lokasi) perkara perdata di Jalan Kalimantan, Kelurahan Mampu, Kecamatan Wajo, Makassar.

Peninjauan lokasi atas permintaan Ratu Magda Lena DE Munik sebagai penggugat melawan PPI (Perusahaan Persero Indonesia) atas sebidang tanah di Jalan Kalimantan seluas 5000 M2. Sidang lapangan oleh panitera Desy Yohana dengan anggota hakim Daniel Paristu dan Suhartono serta seorang hakim lainnya.

Ratu Magda Lena yang akrab disapa Andi Sitti Patimah Karaeng Intan itu kepada BKM di lokasi Rabu (4/9) menjelaskan,tanah miliknya yang berukuran 5000 M2 berbatasan dengan pada sebeleah Utara Jl Tarakan. Sebelah Timur Jl Kalimantan, sebelah selatan Asrama POM dan sebelah Barat adalah perkampungan masyarakat (pohon Kadondong).
Adapun gugatan penggugat itu didasarkan bukti kepemilikan berupa: Akte Jual Beli tahun 1912, Eigendom No 3681, Riwayat Tanah, Stablad, SKPT dari pertanahan kota Makassar tahun 2000.

Sementara seorang tokoh terkemuka saat di lokasi bernama Andi Malli Leo memberikan respon atas Andi Sitti Patimah KR Intan. Ia membenarkan adanya Akte Jual Beli yang dimiliki Ratu Magda Lena DE Munik karena suami Ratu Magda Lena yang bernama DE Munik beli tanah itu dari kakeknya Andi Malli Leo yang bernama Hj Tomporeng Dg Mallino Binti Andi Lamakkuaseng.

Atas jual beli tersebut maka di atas tanah itu dibangun sebuah gudang penampungan barang ekspor impor yang dikelola oleh DE Munik (keluarga penggugat). Dan pada kegiatan ekspor-impor itulah bekerja orang tua Andi Malli. Pengakuan serupa juga dijelaskan Andi Lukman mengenai posisi gudang tersebut yang kala itu dalam usia sekolah pendidikan dasar . Ia jadikan tempat itu lingkungan bermain dengan teman remajanya.(zai/cha/c)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top