Headline

Tiga Legislator Baru Sulsel Belum Laporkan LHKPN

MAKASSAR, BKM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan akhirnya menetapkan 85 anggota DPRD Sulsel di Hotel Claro Makassar, Selasa (13/8). Mereka dinyatakan lolos dari 11 daerah pemilihan (dapil) pada pemilu legislatif (pileg) 17 April 2019 lalu.
Ke 85 anggota dewan (nama terlampir) yang akan dilantik pada September mendatang, terdiri dari 13 politisi Partai Golkar, 12 politisi Partai Nasdem, 11 dari Partai Gerindra, serta 10 politisi Partai Demokrat.
Sementara PKS, PDIP, dan PKB masing-masing delapan orang. PAN menyusul dengan tujuh kadernya lolos di parlemen, dan enam orang dari PPP. Sementara dari Partai Hanura dan Perindo hanya mampu meloloskan masing-masing satu kadernya.
Rapat pleno KPU Sulsel yang dipimpin ketua Misna M Attas didampingi komisioner lainnya, yakni Faisal Amir, Uslimin dan Asram Jaya.
Pada pleno tersebut, Misna juga mengungkap adanya tiga celag terpilih yang belum menyerahkan laporan LHKPN. Masing-masing Ince Langke IA dan Taqwa Muller dari Partai Golkar, serta Muzayyin Arif dari Partai Keadilan Sejahtera.
“Mereka belum laporkan hasil kekayaan. Batas waktu tujuh hari ke depan, karena kami akan laporkan serta usulkan nama-nama tersebut ke Pemprov Sulsel,” ujar Misnah, Selasa (13/8).
Pada dapil I atau Makassar A memperebutkan sembilan kursi diikuti 622.205 pemilih. Terdiri dari perempuan 320.253 dan laki laki 301.952. Adapun suara sah yakni 397.428
Untuk dapil II yang memperebutkan enam kursi diikuti 428.010 jiwa. Terdiri dari perempuan 221.101, serta laki-laki 206.909. Sementara suara sah sebanyak 277.864.
Dapil III meliputi Kabupaten Gowa dan Takalar memperebutkan sembilan kursi. Diikuti 767.785 jiwa, yang terdiri dari 398.878 perempuan dan 368.907 laki-laki. Suara sah sebanyak 554.781.
Untuk dapil IV yang mencakup Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar memperebutkan tujuh kursi. Ddiikuti 520.633 jiwa, yang terdiri dari 269.928 perempuan dan 250.705 laki-laki. Adapun suara sah sebanyak 378.449.
Di dapil V meliputi Kabupaten Bulukumba dan Sinjai memperebutkan enam kursi. Diikuti 518.613 pemilih yang terdiri dari 268.766 perempuan dan 249.847 laki-laki. Suara sah 368.266 suara.
Sementara di dapil VI yang meliputi Kabupaten Maros, Pangkep, Barru, dan Parepare memperebutkan sembilan kursi. Diikuti 742.490 pemilih, terdiri dari 385.438 perempuan dan 357.052 laki-laki. Adapun suara sah sebanyak 548.490.
Pada dapil VII meliputi Kabupaten Bone memperebutkan tujuh kursi diikuti 558.032 pemilih. Terdiri dari 293.062 perempuan dan 264.970 laki-laki. Adapun suara sah sebanyak 412.396.
Hampir sama di dapil VIII yang meliputi Kabupaten Soppeng dan Wajo. Dapil ini memperebutkan tujuh kursi yang diperebutkan 479.282 pemilih. Terdiri dari 252.803 perempuan dan 226.479 laki-laki. Suara sah di dapil ini sebanyak 361.300.
Untuk Sidrap, Pinrang dan Enrekang yang masuk dalam dapil IX memperebutkan sembilan kursi dari 657.626 DPT. Terdiri dari 336.118 perempuan dan 321.508 laki-laki, dengan suara sah sebanyak 522.170.
Sementara di Dapil X meliputi Tana Toraja dan Toraja Utara hanya memperebutkan lima kursi dari 335.420 DPT. Terdiri dari 165.239 perempuan dan 170.181 laki-laki, dengan suara sah sebanyak 256.962.
Terakhir dapil XI yang mencakup Luwu Raya memperebutkan 11 kursi dari 795.771 DPT. Jumlah ini berasal dari 397.848 perempuan dan 397.923 laki-laki dengan suara sah sebanyak 617.839. (rif)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top