Sulselbar

28 Tahun KMP Berkiprah di Mamuju, Lahirkan Bisnis Perhotelan dan Pusat Perbelanjaan


ULANG TAHUN -- Suasana perayaan ulang tahun PT KMP Grup ke-28 dan Hotel d'Maleo ke-9 di ballroom Hotel d'Maleo Mamuju.

MAMUJU, BKM — Tanpa terasa, PT Karya Mandala Putra (KMP) Grup telah berkiprah di Kabupaten Mamuju selama 28 tahun. Dalam usianya yang sudah menanjak dewasa tersebut, KMP telah melahirkan dua bisnis strategis, yakni dibidang perhotelan (Hotel d’Maleo Mamuju) dan bisnis pusat perbelanjaan (Matos)
Hotel d’Maleo Mamuju sendiri mulai beroperasi sekitar sembilan tahun lalu. Hotel yang dinilai sangat representatif di jantung ibukota Provinsi Sulbar, yakni Kabupaten Mamuju. Sedangkan pusat perbelanjaan Matos sendiri telah mulai eksis hampir dua tahun lalu.
Peringatan HUT perusahaan yang bergerak dibidang konstruksi dan HUT Hotel d’Maleo Mamuju, berlangsung dengan penuh semarak di Hotel d’Maleo, Selasa (16/7). Sejumlah pejabat tampak hadir, di antaranya Sekprov Sulbar, Muh Idris DP, Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharuddin Djafar, para pimpinan vertikal, wakil bupati Mamuju, para pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar dan Pemkab Mamuju.
Iming Wijaya sebagai orang yang dituakan di PT KMP dengan penuh semangat mengatakan, kehadiran PT KMP dan Hotel d’Maleo Mamuju telah cukup berkontribusi dalam pertumbuhan dan perkembangan perekonomian di Provinsi Sulbar umumnya dan Kabupaten Mamuju khususnya.
”Sebagai putra Mamuju dan lahir di Mamuju, saya tentu merasa bangga dan bahagia melihat dan ikut serta dalam memajukan daerah ini. Sejak lahirnya menjadi Provinsi Sulbar, maka kami mulai memikirkan untuk melahirkan sarana perhotelan, yakni Hotel Grand d’Maleo Mamuju,” papar Iming Wijaya di hadapan para undangan yang hadir dalam acara tersebut.
Hal senada disampaikan Pieter David Wijaya. Sebagai putra daerah dan lahir di Kabupaten Mamuju, katanya, tentunya merasa terdorong untuk melihat dan memajukan pada daerah ini. Kehadiran Hotel d’Maleo ini sebagai sarana dan prasarana yang representatif dalam menunjang ibukota Provinsi Sulbar, yakni Kabupaten Mamuju.
Sekprov Sulbar, Muh Idris DP memberikan apresiasi terhadap peran PT KMP Grup yang telah membangun sarana dan prasarana yang ada di ibukota Provinsi Sulbar, juga memberikan dampak pada proses kemudahan para tamu yang akan berkunjung ke Sulbar, baik tamu dari pusat maupun para investor.
Bupati Mamuju, H Habsi Wahid, menyampaikan, kehadiran Hotel d’Maleo sangatlah banyak memberikan dampak positif bagi daerah Mamuju. Juga memberikan dampak akses kemudahan kepada para tamu, baik tamu para pejabat dari pusat maupun tamu investor yang akan melirik Sulbar,” tutur Habsi Wahid.
Bukan hanya itu, tambah Habsi Wahid, telah memberikan dampak dorongan pada kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Juga, memberikan dampak pada penyediaan lapangan kerja kepada masyarakat Mamuju.
Kepala Dinas Pariwisata Mamuju, Usdi, menjelaskan, keberadaan Hotel d’Maleo juga memberikan dampak positif kepada para tamu yang akan datang, baik dari luar maupun dalam Sulbar yang akan berkunjung untuk menikmati pariwisata yang ada di Kabupaten Mamuju ini.
”Kehadiran Hotel d’Maleo telah mampu memberikan dampak kemajuan terhadap kemajuan kepariwisataan di Kabupaten Mamuju,” katanya. (alaluddin)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments
To Top