Headline

Beraksi di 20 Titik, Ada Korban Tangannya Terputus

IST LINTAS KABUPATEN-Dua tersangka begal yang diamankan polisi bersama barang buktinya. Satu di antaranya, yakni Enal ditembak di bagian kaki.

MAKASSAR, BKM — Sepak terjang Enal di dunia kriminalitas jalanan terhenti untuk sementara. Begal lintas kabupaten ini tersungkur usai diterjang timah panas petugas.
Enal berhasil dilumpuhkan, setelah beberapa pria berseragam lengkap menenteng senjata mengepungnya. Mereka adalah personel Tim Penikam dari Polrestabes Makassar.
Selain Enal, polisi juga meringkus seorang rekannya bernama Nur. Selanjutnya, keduanya diserahkan ke tim Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polrestabes Makassar guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Sebelum melakukan pemeriksaan lebih jauh, polisi terlebih dahulu membuka catatan hitam tersangka sang ‘raja’ begal. Ternyata ia masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polsek Mandai dan Moncongloe, Polres Maros. Ia menjadi buruan dalam kasus pencurian disertai kekerasan (curas).
Dari hasil interogasi, terungkap bahwa Enal menjadi dalang aksi begal di 24 titik dalam wilayah Makassar dan Maros. Ia tak seorang diri dalam beraksi. Melainkan ditemani rekannya bernama Nur yang juga telah diamankan.
Dalam aksinya, tersangka dikenal cukup sadis. Mereka tak segan-segan melukai korbannya jika tak bersedia menyerahkan barang berharga yang dibawanya.
Bahkan, ada seorang wanita yang menjadi korbannya, mengalami tangan terputus karena ditebas. Hasil kejahatan Enal kemudian dijual ke beberapa orang penadahya.
Usai mengambil keterangan awal tersangka, Sabtu (5/6) hingga Minggu dini hari (16/6), tersangka digiring untuk menunjukkan para para penadahnya. Juga tempat menyembunyikan bukti kejahatannya.
”Dari hasil pengembangan, ada sembila orang yang berhasil diamankan. Enam di antaranya adalah penadah. Sementara eksekutornya adalah Enal dan Nur. Untuk barang bukti yang kami sita berupa tiga parang. lima HP, serta dua unit sepeda motor,” jelas Kasubnit 2 Ipda Syah Jamal yang memimpin proses penangkapan serta pengembangan kasus ini, kemarin.
Menurut Ipda Syah Jamal, ketika proses pengembangan berlangsung, di tengah perjalanan tersangka melakukan perlawanan. Ia lepas dari kawalan petugas.
Karena mengabaikan tembakan peringatan yang diberikan, polisi akhirnya mengambil tindakan tegas. Kakinya menjadi sasaran bidikan pistol. Peluru pun menembus betis tersangka, hingga akhirnya tak berkutik. Selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara guna mendapat perawatan medis. (ish/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top