PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Headline

Jalan Mirip Kubangan di Poros Tanah Batue-Sinjai

SINJAI, BKM — Jalan poros Tanah Batua menjadi alternatif memperpendek jarak tempuh dan waktu perjalanan dari Makassar ke Kabupaten Sinjai. Tapi itu dulu, ketika aspal ruas jalan ini masih bagus dan mulus.
Dalam beberapa tahun terakhir, pengguna jalan yang rutin melintasinya selalu mengeluh. Sebab kondisi jalan dibiarkan mengalami kerusakan yang cukup parah. Bahkan di saat hujan turun, badan jalan lebih mirip kubangan. Pengendara harus pintar-pintar untuk menghindari lubang yang cukup dalam.
Kerusakan sangat parah terdapat pada ruas jalan di Dusun Maliang, Desa Bune, Kampung Kaluppang dekat kuburan, serta beberapa titik lainnya.
Sabtu malam (8/6) ketika melintas di jalan ini, hujan turun dengan derasnya. Lubang yang menganga terisi air. Tidak sedikit pengendara yang terjebak. Ban kendaraannya masuk ke kubangan, walau akhirnya berhasil melewatinya. Kondisi ini sangat mengganggu pengguna jalan yang melakukan balik ke Makassar usai mudik ke kampung halamannya.
Akbar, salah seorang sopir angkutan penumpang Sinjai-Makassar yang setiap hari lewat di jalur poros tersebut, mengaku sudah lama mengeluhkan kondisi jalan rusak ini. Namun, hingga saat tidak ada kepedulian untuk memperbaikinya. Bahkan terkesan ditelantarkan.
”Karena jalanan rusak parah, waktu tempuh kita semakin lama. Onderdil mobil juga cepat rusak,” tanda pria kelahiran Balangnipa, 1985 ini.
Pada ruas jalan yang mengalami kerusakan sangat parah itu, pada sisi kiri dan kanannya tidak nampak adanya selokan yang standar dan memadai. Akibatnya, di musim penghujan air hujan tumpah menggenangi badan jalan. ”Ini yang menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan,” tegas sopir yang sudah 10 tahun lalulalang di poros jalan tersebut.
Kahar Mustafa, salah seorang pengguna jalan yang kerap melewati jalur ini, mengatakan bahwa ruas jalan yang kini mirip kubangan sudah jadi langganan mengalami kerusakan. Karena poros jalan ini masuk kategori jalur provinsi, ia berharap anggota DPRD Sulsel dari daerah pemilihan Kabupaten Bone untuk turun ke lokasi.
”Rajin-rajinlah turun melakukan reses agar bisa diusulkan dan diperjuangkan pada rapat pembahasan mata anggaran pokok atau anggaran perubahan,” cetus salah seorang pengusaha di Pasar Sentral Balangnipa ini.
Hal senada juga ditegaskan Firman. Pengguna jalan poros Tanah Batua yang juga staf pada salah satu kampus perguruan tinggi swasta di Makassar ini, meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum Sulsel untuk secepatnya melakukan perbaikan.
”Kondisi tanah di lokasi jalanan yang rusak saat ini sangat labil. Jadi sebaiknya menggunakan beton agar tidak selalu rusak, meski belum lama selesai diperbaiki,” sarannya. (*/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top