Headline

Sepekan, Dua Kali Rektor Kumpul Petinggi di Unhas


MAKASSAR, BKM — Dalam waktu yang tidak sampai sepekan, Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu mengumpulkan para petinggi di kampus yang dipimpinnya. Jika sebelumnya pada Selasa (21/5) yang didatangkannya para pimpinan perguruan tinggi se-Sulawesi, Kamis (23/5) giliran wali kota dan bupati yang dikumpulkan.
Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah hadir langsung dalam pertemuan tersebut. Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb juga datang.
Kepada wartawan, Nurdin menyatakan banga terhadap warga Sulsel. Sebab mereka menyikapi penetapan hasil pemilihan presiden (pilpres) dengan baik dan damai. Dia pun memastikan tidak ada warga asal Sulsel yang terlibat dalam aksi demonstrasi yang berujung rusuh di Jakarta.
”Secara umum kondisi di Sulsel cukup kondusif. Karena itu saya menyampaikan terima kasih. Kita patut mengapresiasi aparat TNI dan polri yang telah betul-betul memberikan rasa aman kepada masyarakat,” kata Nurdin di gedung rektorat Unhas.
Tak lupa ia menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya peserta demo di Jakarta. Nurdin juga mengingatkan mekanisme dalam menyikapi adanya kekurangan dalam pelaksanaan pilpres.
“Kalau ada kelemahan dalam penyelenggaraan pemilu ini, ada jalur yang bisa ditempuh. Bukannya mengambil langkah dan tindak sendiri. Konstitusi sudah mengamanatkan. kalau ada sengketa pemilu, maka ada jalur hukum di MK,” tandasnya.
Rektor Unhas Prof Dwia menegaskan, jika ada demo yang dilakukan mahasiswa dalam menyikapi pilpres, maka itu menjadi bagian dari keterlibatan mereka dalam politik praktis. “Unhas cukup kondusif. Mahasiswa semakin cerdas dalam menyikapi terhadap perbedaan. Kalaupun ingin menyuarakan aspirasinya, mereka punya wadah,” ujarnya.
Selain kepada mahasiswa, Prof Dwia juga mengaku telah mengimbau kepada PNS Unhas untuk tidak terlibat politik praktis. ”Kalau memang ada yang terlibat, tentu ada konsekwensi yang harus mereka terima,” imbuhnya.

Meretas ”Menara Gading”

Pengamat politik Dr Luhur A Prianto menilai, dua pertemuan yang diinisiasi rektor Unhas merupakan hal yang positif. Menurutnya, perguruan tinggi melalui pimpinannya, mengambil inisiatif untuk mendorong penciptaan stabilitas sosial politik yang kondusif. Terutama karena dinamika pilpres telah berdampak pada pembelahan di masyarakat. Perguruan tinggi sebagai agensi moral dan akademik sangat otoritatif untuk mengambil peran-peran rekonsiliasi.
Dosen Unismuh Makassar ini mengakui, memang hampir semua inisiatif di tengah ruang publik yang serba politis, bisa bermakna jamak. Bisa dilihat sebagai wujud meretas sifat “menara gading” yang selama ini menjadi stereotiping perguruan tinggi.
Meskipun bisa juga dilihat sebagai manuver politik, untuk mengendorse panggungbagi tokoh-tokoh tertentu. Suatu langkah yang sangat strategis, di tengah rekrutmen kepemimpinan di level nasional pasca pilpres.
“Tapi semua kembali pada ketulusan dalam mengambil inisiatif. Langkah inisiatif yang otentik dan artifisial akan segera terlihat di era keterbukaan seperti ini,” ujar Luhur.
Sementara dosen politik UIN Alauddin Makassar Dr Firdaus Muhammad, mengatakan bahwa setahu dirinya, ada beberapa kali pertemuan para tokoh politik nasional dan lokal dengan fasilitasi rektor Unhas di kampusnya.
“Tanpa melihat frekuensi pertemuan, misalnya dengan hanya melihat audiens pertemuannya saja, kita sudah bisa menebak arah politik rektor Unhas,” ujar Firdaus.
Terlepas dari itu, sebagaimana kampus lain, Unhas adalah wadah bagi bersemainya banyak ide, gagasan, dan kepentingan. “Jadi menurut saya tidak ada masalah, selama tidak ada mobilisasi pendidik dan tenaga kependidikan untuk mendukung calon A atau calon B, seperti yang kita banyak lihat di beberapa kementerian dan BUMN,” pungkas Firdaus. (ita-rif/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top