PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Headline

Ikan Kering Masakan Istri Paling Nikmat

Bupati Sidrap H Dollah Mando

Bupati Sidrap H Dollah Mando punya kebiasaan yang sederhana setiap santap sahur. Menu hidangannya tak macam-macam. Hanya masakan rumahan.

Dollah Mando tak pernah merepotkan dalam urusan sahur. Cukup hidangan nasi putih dengan lauk ikan kering (bale rakko dalam bahasa Bugis) yang ditumbuk dan disirami minyak kelapa, ditambah sayur.
Biasanya, untuk melengkapi selera makan, Dollah Mando selalu memadukan ikan kering kesukaannya ini dengan irisan-irisan mangga. Orang Bugis mengenalnya dengan nama cecca pao, yang dipadukan udang yang dikeringkan alias lame.
Bupati kelahiran Watang Pulu ini mengaku bahwa ia punya menu sahur favorit. Tentunya masakan dari sang istri Hj Mulyani Dollah.
Biasanya, mantan wakil bupati dua periode ini menyukai sayur dari daun singkong, ditambah perasan kelapa. Orang Bugis mengenalnya dengan nama kaju (sayur) tettu.
Bukan hanya untuk sahur di bulan ramadan menu favoritnya itu selalu dinikmati. Tapi juga di hari-hari biasa, setiap bersantap dua menu tersebut selalu disediakan.
“Sejak kecil saya memang suka ikan kering. Biasanya ikan tawar yang sudah dikeringkan. Kalau sayurnya, daun singkong dan air santan atau kaju tettu,” ungkap Dollah Mando usai sahur bersama, Rabu (22/5).
Bupati yang dilantik 31 Desember 2018 lalu, menyebut ikan kering favoritnya. Di antaranya ikan gabus, tawes, ikan janggo, dan ikan bungo.
Untuk ikan asin, biasanya ikan lajang atau tuna yang dikeringkan. Demikian pula ikan kering mairo yang digoreng kering lalu dipadu dengan cobek-cobek.
Pria kelahiran Lawawoi, Sidrap, 2 Desember 1950 ini mengakui, masakan istri selalu lebih nikmat dibanding sajian restoran ataupun yang lainnya. “Iya, paling nikmat itu kalau dibuat oleh istri,” sambung ayah empat anak ini.
Hanya saja, di bulan ramadan ia jarang ditemani keempat anak-anaknya untuk sahur. Dollah Mando biasanya hanya berdua dengan istrinya.
Kesibukan anak-anaknya yang kesemuanya laki-laki itu dalam aktifitasnya masing-masing, membuat bupati hanya sahur berdua. Biasa pula ditemani dengan ajudan.
Bagi Dollah Mando, memimpin Sidrap tidak perlu yang istimewa. Kesederhanaan yang dimulai dari pola makanan dan penampilan sehari-hari perlu diterapkan.
“Nikmat Allah Swt yang berharga dan penting adalah kesehatan. Pola hidup sehat itu dimulai dari kita baru ditularkan ke masyarakat,” pungkasnya. (ady/rus/b)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top