PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Headline

Tertangkap dan Dihakimi Massa, Dua Begal Ditembak

MAKASSAR, BKM — Jarum jam menunjuk pukul 03.30 Wita, Senin (20/5). Dua orang pria dengan kaki terluka dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara guna mendapat perawatan medis.
Mereka adalah Muh Sudirman alias Ogi (18), warga Jalan Cilallang Jaya Lorong V. Dan Muh Akhdisya alias Nunu (18), beralamat di Perumahan Bumi Laikang Indah Sudiang Blok D17.
Keduanya baru saja mendapat tindakan tegas aparat Polsek Panakkukang. Sebab ketika digiring untuk pengembangan kasusnya dalam tindak pidana pencurian disertai kekerasan (curas), keduanya melakukan perlawanan. Juga mencoba melarikan diri.
Upaya persuasif dilakukan petugas dengan melepaskan tiga kali tembakan ke udara. Namun, Ogi dan Nunu mengabaikannya. Terpaksa aparat mengambil tindakan tegas, dengan melumpuhkan kaki keduanya.
Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap, Senin (20/5) menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula saat tim Resmob Polsek Panakukkang yang dipimpin Panit 2 Reskrim Ipda Roberth Haryanto Siga melakukan patroli. Petugas bergerak untuk mengantisipasi kasus pencurian pemberatan (curat), pencurian disertai kekerasan (curas), pencurian motor (curanmor) di wilayah hukum Polsek Panakukkang.
Tidak lama berselang, diperoleh informasi adanya kasus curas di Jalan Topas Raya. Korban mengalami memar pada wajah akibat dianiaya. Pelaku juga merampas gawai merek Oppo A7.
Tim Resmob langsung bergerak ke lokasi. Saat tiba, terlihat warga mengepung seorang pria. Silih berganti mereka melayangkan bogem mentah di sekujur tubuh lelaki itu.
”Anggota Resmob langsung membubarkan aksi main hakim warga. Selanjutnya mengevakuasi pria yang merupakan pelaku begal tersebut dari kepungan warga. Kemudian digiring ke posko resmob guna menjalani pemeriksaan,” terang Kompol Ananda, kemarib.
Mantan Kapolsek Ujung Pandang ini melanjutkan, dari pengakuan pelaku, ia dihakimi massa setelah ia diteriaki oleh korban sesuai menjambret gawai miliknya. Aksi kejar-kejaran berlangsung dramatis. Korban berhasil menarik kerah baju salah seorang pelaku, hingga terjatuh dari motor yang dibonceng rekannya. Warga pun beramai-ramai menghakiminya. Sementara satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri.
Saat diinterogasi, sambung Kompol Ananda, selain mengakui perbuatannya melakukan jambret, dia juga menyebutkan identitas rekannya yang ditemaninya saat menjambret korban di area Topaz Raya.
Berbekal identitas tersebut, polisi kemudian membawa Sudirman untuk pengembangan kasus. Ia diminta menunjukkan tempat persembunyian rekannya di Jalan Cilallang. Sebuah rumah dikepung. Seorang pria tak berkutik saat diringkus.
Saat dimintai keterangan, ia menyebut lagi dalah seorang rekannya berinisiah TGH. Berdomisili di Moncongloe, Kabupaten Maros.
Kedua pelaku menyebutkan keterlibatan rekannya yang lain saat beraksi di lima titik lokasi. Dari penangkapan keduanya, diamankan barang bukti berupa satu unit gawai merek Oppo A7. Satu unit motor Scoopy warna abu-abu bernomor polisi DD 4324 XY. Kendaraan roda dua ini digunakan pelaku saat beraksi
”Ketika dibawa pengembangan kasus di Moncongloe, Kabupaten Maros, kedua tersangka melakukan perlawanan. Mereka mencoba melarikan diri. Saat itulah keduanya dilumpuhkan, setelah diberi tembakan peringatan. Sementara satu rekannya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO),” tandas kapolsek. (ish/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top