Metro

Rindukan Mudik Bersama Keluarga ke Gorontalo


Darul Amri Sopir Bus Damri Tetap Berpuasa di Ramadan (2-Habis)

TIDAK sedikit di antara kita sering mengeluh gaji yang didapat cepat habis. Bahkan yang memiliki gaji pas-pasan sering kali menjadi alasan betapa sulitnya menabung. Tapi hal itu, tidak untuk Darul Amri salah seorang sopir kontrak yang bekerja di kantor Perum Damri Kota Makassar. Meski memiliki gaji pas-pasan tapi dirinya tidak pernah meninggalkan tanggungjawabnya terhadap keluarganya.

Laporan: ARDHITA ANGGRAENI

Sosok bapak satu anak ini mengaku cukup menghidupi keluarga kecilnya meski diselimuti keterbatasan. Bahkan pantang bagi dirinya meninggalkan tanggungjawabnya meski memiliki gaji yang pas-pasan tidak membuat dirinya kesulitan untuk memprioritaskan kebutuhan dan mengatur finansial.
“Seperti yang saya bilang kita atur saja pengeluaran kita, karena saya sama istri sudah tahu masing-masing mana untuk belanja dan kebutuhan rumah. Sisanya seperti biaya anak nanti diluar saya carikan, kalau lembur saya lembur juga tidak masalah, sebisa mungkin saya tidak boleh hilang tanggungjawab,” ungkapnya kepada penulis.
Pilihan menjadi supir bus Damri sudah diambil Darul sejak tahun 2014 lalu. Ketika dirinya dulu bekerja sebagai sopir bus pariwisata milik perusahaan swasta, hanya karena timbul masalah pribadi sewaktu bekerja, Darul beralih menjadi sopir bus Damri kota Makassar, hingga saaat ini dirinya masih bertahan.
“Dulu memang enak, karena kalau bicara gaji jelas lebih di tempat yang dulu. Karena ada masalah pribadi yang menurut saya, tidak bisa lagi disitu saya keluar. Baru diajak sama salah satu teman untuk bergabung disini, dan sampai sekarang saya nyaman kerja disini, kalau sudah buka puasa kita kumpul semua kayak saudara,” bebernya.
Dirinya juga percaya dimomen ramadan seperti ini walaupun penumpang dan gajinya sangat sedikit. Ada-ada saja rezeki yang datang untuk dirinya, sehingga kenapa dirinya masih tercukupi hingga saat ini. “Untuk mudik lebaran harus tetap kerja, ini alhamdulillah ada rezeki juga tambahan untuk keluarga. Kita tidak bisa mudik karena masih cari rezeki buat kelaurga. Disyukuri saja semua,” katanya.
Apalagi menurut Darul dirinya sudah beberapa tahun ini tidak pernah mudik lebaran bersama keluarga. Sebab tiap tahunnya dirinya mendapat jatah bolak balik mengantar penumpang yang akan melaksanakan mudik lebaran tiap tahunnya.
“Kalau dapat cuti lebaran itu sudah syukur maunya pulang kampung juga di Gorontalo, tapi belum pernah dapat karena kalau mudik lebaran itu pekerjaan banyak. Kelaurga juga sudah tidak protes karena mereka juga tahu kerja saya,” katanya.
Meski Darul tetap melaksanakan aktivitasnya sebagai sopir Damri yang tiap hari mengantar dari pukul 08.00 pagi dan sore hari di bulan ramadan. Namun dirinya tetap melaksanakan ibadah puasa, walaupun terkadang banyak godaan dan cobaan tiba-tiba menghampirinya.
“Puasa tetap jalan dong, karena tidak setiap jam ji kita antar. Kalau mulai capek yah kita istirahat dulu sambil hirup udara segar, walau kadang-kadang khilaf. Tapi sebisa mungkin saya puasa seperti sekarang,” bebernya.(*)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top