PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Headline

Janda Ditembak, Empat Penadah Digulung

IST DITEMBAK-Nurjuanda alias Janda yang ditembak pada kakinya karena mencoba melarikan diri saat dibawa untuk pengembangan kasus curat, Rabu (15/5).

NAMANYA Nurjuanda alias Janda. Mungkin tersangka tindak pidana pencurian dan pemberatan (curat) ini disangka seorang perempuan berstatus janda. Ternyata dia lelaki.

Tim gabungan Resmob Polsek Panakkukang dipimpin Panit 2 Ipda Rabert Hariyanto Siga, yang diback up Timsus Polda Sulsel yang dipimpin Ipda Artenius MB, berhasil meringkusnya Rabu dini hari (15/3) sekitar pukul 02.00 Wita. Upaya pelariannya pun berakhir di ujung bedil.
Selain Janda, petugas juga menggulung empat orang penadah barang hasil curiannya. Mereka adalah Dinar (37), Junaidi alias Juden (27), Samsuddin alias Rambo (51), dan Muh Jalil alias Jalil (24).
Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakan, sebelumnya Janda diadukan oleh seorang perempuan bernama Sari Rahmadani Kamaruddin. Ia melapor pada tanggal 28 April 2019.
Selain itu, ada pula korban bernama Achmad Jaylani yang melapor pada 24 April 2019. Juga pria bernama Ferial Djaya, juga mengadukan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Manggala. Serta seorang warga di Jalan Alla-alla Abdullah Daeng Sirua, juga melayangkan aduan di ke Manggala pada bulan April 2019 lalu.
Laporan peristiwa berlangsung di wilayah hukumnya, kemudian ditindaklanjuti tim Resmob Polsek Panakkukang yang diback up timsus Polda Sulsel. Aparat turun melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan identitas pelaku berhasil teridentifikasi.
Petugas awalnya menyangka jika tersangka pemulung yang nyambi jadi maling dari rumah ke rumah itu seorang perempuan berstatus Janda. Namun belakangan, saat penyelidikan terkuak kalau pelaku seorang pria.
Informasi yang diterima tim gabungan, Janda tengah berada di Jalan Daeng Tantu dalam wilayah Rappokalling. Sebuah rumah dikepung. Janda pun tak bisa berkutik.
Dari lokasi ini, tim gabungan menggiring Janda untuk pengembangan. Ia diminta menunjukkan pensembunyian penadah barang curiannya yang beralamat di Rappokalling Utara, berdasarkan pengakuannya saat diinterogasi.
Seorang penadah bernama Dinar berhasil diamankan. Dari tangannya disita barang bukti berupa gawai dan laptop milik korban.
Tak jauh dari rumah Dinar, polisi membekuk tiga penadah lainnya yang tinggal bertetangga. Masing-masing Junaiji, Samsuddin dan Muh Jalil.
Barang bukti yang disita berupa satu unit laptop merek Hp Icor 5 warna putih, dan satu unit gawai merek Samsung warna putih. Sementara satu orang lainnya berinisial Ed, kini masih dalam pengejaran. Kelimanya kemudian digiring ke posko Resmob Polsek Panakkukang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dari pengakuan Dinar, ia membeli barang yang dicuri oleh Janda. Ada empat unit laptop yang dibelinya. Juga tiga unit gawai merek Samsung.
Selanjutnya, Dinar menjual kembali laptop yang ditadahnya. Sementara gawai dijual ke Ed.
Penadah lainnya, Jalil dan Junaidi mengaku membeli laptop merek Hp icor 5 warna putih dari Dinar.
Usai menginterogasi Janda, polisi membawanya menunjukkan lokasi aksinya. Namun proses pengembangan tidak berjalan mulus. Di perjalanan Janda mencoba melakukan perlawanan. Ia memanfaatkan situasi itu untuk mencoba melarikan diri.
Tiga kali tembakan ke udara dilepaskan. Tapi hal itu membuatnya bergeming. Polisi akhirnya melumpuhkannya dengan peluru panas di bagian kaki. (ish/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top