PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Headline

Usai Audit, Stadion Barombong Butuh Rp500 M

BKM/RAHMAWATI TINJAU STADION-Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah didampingi Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb meninjau Stadion Barombong, Selasa (14/5)

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah meninjau tiga proyek strategis yang dibangun di era Gubernur Syahrul Yasin Limpo, Selasa (14/5). Nurdin tak sendiri. Dia ditemani Iqbal Suhaeb yang baru sehari dilantik sebagai penjabat wali kota Makassar. Juga Sekkot Muh Ansar.
Proyek yang ditinjau adalah Stadion Barombong, Masjid 99 Kubah, dan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Untia yang berlokasi di Salodong.
Yang pertama didatangi adalah Stadion Barombong. Di sana, Nurdin mengelilingi stadion yang progres penyelesaiannya sudah mencapai 67 persen.
Usai melakukan peninjauan, Nurdin menemukan beberapa bagian yang harus dibahas terlebih dahulu sebelum melanjutkan pembangunan. Selain itu, ada beberapa bagian menurut Nurdin yang harus dibangun melengkapi megaproyek ini.
Nurdin juga mengatakan, setelah dikalkulasi, untuk merampungkan stadion berskala internasional itu, masih dibutuhkan anggaran Rp500 miliar.
“Kita masih butuh anggaran sebesar Rp500 miliar lagi. Kita bangun lahan parkir. Akses jalan masuk. Ini kan rencananya akan kita perlebar jalanannya. Mulai dari Jalan Metro Tanjung Bunga sampai di dalam gerbang Stadion Barombong ini,” jelas Nurdin .
Meskipun sempat dilakukan audit terkait pelaksanaan proyek ini, namun langkah tersebut hanya untuk mengetahui bagaimana kelanjutan pembangunannya.
“Audit Stadion Barombong itu bukan untuk mencari siapa yang salah atau tidak. Ini adalah cut off. Kita mulai dari mana supaya jelas,” ungkap mantan bupati Bantaeng tersebut.
Selain meninjau keadaan konstruksi bangunan yang ada, Nurdin juga mengecek keadaan bangunan secara keseluruhan. Termasuk beberapa lahan yang masih sementara diselesaikan proses pembebasannya.
“Pertama segera menyerahkan lahan Barombong 3,5 hektare. Yang kedua akan menyelesaikan 5,5 hektare lagi, sekarang di BPN. Itu untuk lahan parkir. Juga penyerahan fosum fasum Jalan Tanjung Bunga supaya tidak menjadi polemik lagi,” pungkasnya.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadisdikpora) Sulsel Sri Endang Sukarsih yang mendampingi peninjauan, mengatakan audit dari BPKP sudah keluar. Selama proses audit itu berlangsung, tidak ada pengerjaan konstruksi dilakukan di tahun 2019.
“Sudah ada hasil audit. Tidak ada yang krusial. Atau penyelewengan dana. Sejak Januari tidak ada pengerjaan, tapi sudah difungsikan,” katanya saat ditemui di Stadion Barombong.
“Sesusai keputusan gubernur, nanti dilanjutkan lagi dengan anggaran Rp5 miliar yang tersedia. Kita masih menunggu instruksi kapan dilaksanakan,” pungkas Endang. (rhm/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top