Metro

Gubernur akan ‘Cari Uang’ di Pusat


MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah didampingi Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Samad Suhaeb mengunjungi Masjid 99 Kubah yang terletak di kawasan Centre Point of Indonesia (CoI), Selasa (14/5).
Gubernur meninjau kondisi terkini masjid yang dibangun 1 Juni 2017 lalu.

Secara detail, dia menyusuri seluruh bagian masjid. Mulai dari basemant, hingga pelataran suci masjid.
Meski progres pembangunan diklaim telah rampung hingga 70 persen, Nurdin mengatakan kondisi masjid belum layak untuk digunakan salat Idul Fitri tahun ini.
“Masjid baru akan dioperasikan setelah seluruh pekerjaan benar-benar rampung. Lebih bagus itu selesai semua baru digunakan,” kata Nurdin.
Selain itu, Nurdin juga menyebut penyelesaian proyek peninggalan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu’mang itu masih membutuhkan anggaran besar hingga Rp120 miliar. Anggaran itu untuk penataan hingga pemabangunan menara.
Sehingga diharapkan ke depan penyelesaian dapat mendapat kucuran dana dari pemerintah pusat. Sembari menanti kucuran dana pusat, paling tidak, pada APBD Perubahan akan dicoba mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk pembangunan akses jalan dan drainase.
Selain itu, kata Nurdin, pada tahun 2020, jika harus menggunakan APBD, pihaknya akan mengorbankan program lain agar masjid 99 kubah tersebut bisa dirampungkan.
“Harus ada yang kita korbankan untuk menyelesaikan ini. Kita berharap ada sharing dari pemerintah pusat. Insyaallah saya akan coba ekspos proyek ini. Mudah-mudahan pemerintah pusat bisa membantu kita untuk menyelesaikan itu,” ungkap Nurdin.
Menurut Nurdin Abdullah khusus untuk lahan milik Pemprov Sulsel di CoI sudah menemukan titik terang terkait surat-suratnya.
“Khusus ini lahan CoI kita sudah dapat surat dari kejaksaan agung, setelah dilakukan audit, ternyata sampai hari ini tidak ada masalah soal lahan, makanya kita sudah mulai melihat kira-kira untuk menyelesaikan ini membutuhkan anggaran berapa,” tutup alumni Universitas Jepang ini.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Sulsel (DSDA-CKTR) Sulsel, Andi Darmawan Bintang, menyebutkan progres pembangunan mesjid 99 Kubah Asmaul Husna sudah mencapai 70 persen dan pembiayaan dan pembangunan untuk tahun 2018 telah selesai.
Andi Darmawan Bintang lebih jauh mengatakan, Untuk penyelesaian mesjid 99 kubah asmaul Husna hingga 100 persen masih membutuhkan anggaran sekitar 56 miliar rupiah, yang diharapkan bisa segera terpenuhi.
“Kita masih membutuhkan anggaran sekitar 56 miliar rupiah untuk penyelesaiaan 100 persen mesjid itu, dan kemarin telah diusulkan di anggaran pokok tahun 2019 tapi karena lagi diaudit BPK, sehingga belum diberikan. Jadi diharapkan bisa masuk dianggaran perubahan atau minimal dianggaran pokok tahun 2020 mendatang,” sebutnya.
Bagian-bagian mesjid 99 kubah Asmaul husna yang belum selesai dan mau dikerjakan seperti dibagian parkir, ruang kantor, pelataran suci, 17 kubah anakan, landsceping dan menara adzan. (rhm)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top