Gojentakmapan

Salah Urus, Direktur RS Latopas Dicopot


BKM/KR KULLE Bustamin B Taba

JENEPONTO, BKM — Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang (Latopas), Iswan Sanabi, dicopot. Ia digantikan Bustamin B Taba. Kabar pencopotan tersebut disampaikan langsung Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Jeneponto, H Syafruddin Nurdin kepada wartawan di Cafe 88 Jalan Ishak Iskandar, Sabtu (11/5).
”Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar telah menandatangani atau mengeluarkan surat terhadap pencopotan direktur RSUD Latopas,” kata Sekkab Syafruddin Nurdin.
Selanjutnya, kata Syafruddin, pada Minggu, 12 Mei 2019, digelar pertemuan di ruang kerjanya di kantor bupati Jeneponto bersama semua pihak terkait di RS baik kepala ruang, kepala instalasi, dan lainnya.
”yang jelas, semua yang masuk manajemen rumah sakit,” tandasnya.
Karena bupati, kata Syafruddin, sangat marah akibat salah urus atau tidak becus memimpian RS. Sehingga menjadi konsumsi publik nasional yang sangat memalukan. Karena tidak ada pelayanan.
”Termasuk ketidak tersediaan obat dan berbagai permasalahan lainnya. Juga mogoknya para cleaning service. Sehingga sampah berserakan dimana-mana,” ujar Syafruddin menirukan keluhan Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar.
H Bustamin B Taba selaku pelaksana harian RS Latopas, ketika ditemui di rumahnya, kemarin, mengatakan, dirinya dan semua manajemen sedang siap-siap mengikuti rapat panggilan Sekkab di ruangannya.
Soal kelangkaan obat, kata Bustamin, pada Senin, 13 Mei 2019 sudah ada obat. Karena uang BPJS Kesehatan mulai bulan Oktober, November, dan Desember 2019, sudah ada di Kasda Jeneponto. Tinggal dicairkan.
”Besok (Senin hari ini, red), saya akan menggelar rapat dengan semua manajemen rumah sakit. Karena sepertinya manajemen rumah sakit tidak jalan. Seperti manajemen kedaruratan, manajemen obat, manajemen instalasi elektrik dan lainnya akan kami fungsikan semua. Agar begitu ada yang kurang, maka akan kita mintakan atau beli agar tidak terjadi kelangkaan obat dari semua jenis,” jelas Bustamin. (krk/mir/c)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top