PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Headline

DANNY TERSEDU

MAKASSAR, BKM — Suasana penuh haru berlangsung dalam prosesi perpisahan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. Ia tak bisa membendung air matanya kala berbicara di halaman balai kota, Rabu sore (8/5). Danny tersedu.
Lima tahun memimpin kota ini, ada banyak kenangan yang telah dilaluinya. Baik suka maupun duka.
Acara perpisahan dihadiri seluruh pimpinan OPD, staf, dan pegawai lingkup Pemkot Makassar. Namun sayang, Wakil Wali Kota Syamsu Rizal MI tak mendampingi.
”Terima kasih saya ucapkan kepada semuanya. Mohon maaf kalau selama ini ada yang tersinggung dengan ucapan saya. Suara saya memang keras. Begitu memang anak lorong. Minta maaf kalau ada yang tersinggung. Saya tahu selama ini juga ada yang terdzalimi. Saya minta maaf,” ujarnya sambil terisak.
Danny mengenang, lima tahun lalu ia dilantik saat pagi hari. Kemarin, ia berpisah pada sore hari. Lima tahun lalu dirinya punya banyak mimpi, yang bahkan ada dicemooh. Hari ini ia katakan bahwa mimpi-mimpi itu bukan lagi ilusi, namun sesuatu yang terwujud.
“Kita ingin kota ini menjadi bergengsi. Bukan kota demonstrasi dan olok-olok di televisi. Hari ini kita lihat, orang dari luar negeri pun datang ke sini untuk belajar inovasi,” serunya.
Upacara perpisahan ditutup dengan salam perpisahan Danny didampingi oleh istri dan ketiga putrinya. Ia pun secara langsung mengundang Sekkot Makassar Muhammad Ansar beserta istri naik ke atas panggung. Danny memberinya ucapan selamat, karena akan menjadi pelaksana harian (plh) wali kota Makassar hingga Senin mendatang.

Lantik 300 Pejabat

Sebelum acara perpisahan digelar, Danny melantik 300 pejabat eselon III dan IV di Kanre Rong Karebosi. Menurutnya, pelantikan yang dilakukan ini merupakan persembahan terakhirnya untuk kota Makassar. Ia mengaku lega, di pengujung jabatannya dirinya telah memperkuat organisasi di tubuh Pemerintah Kota Makassar.
“Pelantikan ini bukan untuk saya. Saya ingin Makassar lebih baik lagi. Pelantikan yang selama ini saya lakukan terbukti menghasilkan Parasamya Purna Karya Nugraha untuk Kota Makassar,” kata Danny.
Ia pun berpesan kepada pejabat yang baru dilantik agar menjadikan rakyat sebagai tujuan utamanya dalam bekerja.
“Di ujung pengabdian, saya sampaikan terima kasih. Kepada yang baru dilantik, harapan besar masyarakat ada di pundak anda. Kepada para guru, mari benahi pendidikan. Yang terbaik kerjanya itu yang terbaik tempatnya. Saya siap membantu anda meski tidak lagi menjabat,” ucap Danny.
Pelantikan ini merupakan gelombang kedua, setelah tahap pertama dilaksanakan Senin (6/5).
Sebelumnya, sebanyak 390 pejabat lingkup Pemerintah Kota Makassar dilantik di Kanre Rong Karebosi. Mereka terdiri dari 170 pejabat eselon IV, 75 pejabat eselon III, 134 orang Unit Pelaksana Teknis (UPT), serta 11 pejabat fungsional.
“Pasti muncul pertanyaan, kenapa sekarang? Menjelang masa jabatan saya berakhir? Sebenarnya, pelantikan ini dipersiapkan pada bulan Maret bersamaan dengan selesainya lelang jabatan. Karena Maret mendahului pemilu, maka saya undur jadwalnya setelah pemilu saja. Saya takut nantinya disalahartikan. Bilangnya pelantikan yang saya lakukan untuk memenangkan salah satu calon (capres),” jelas Danny.
Alasan kedua, kata dia, kepala daerah berkewajiban melakukan penyegaran setiap dua tahun sekali. Danny mengibaratkan birokrasi di lingkup Pemkot Makassar sebagai es putar. Jika tidak diputar akan menjadi beku. Sebaliknya, jika terus diputar akan cepat mencair.
“Jadi saya ambil tengah-tengahnya, yaitu dua tahun sekali. Dan yang ketiga, saya melakukan pergeseran untuk menjaga Makassar agar tidak mundur lagi,” tandas Danny. (nug/rus/b)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top