Metro

RSGM Unhas Gelar FGD, Ini Tujuannya


Peserta FGD yang dilaksanakan RSGM Unhas di Hotel Melia Makassar, Sabtu (4/5/2019)

MAKASSAR, BKM — Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Unhas menggelar Focus Group Discusion  (FGD) tentang Penyusunan Standar Akreditasi Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan di Hotel Melia Makassar, Sabtu (4/5/2019).

Direktur RSGM Unhas, drg.A.Tajrin M.kes, Sp.BM(K) mengatakan, pelaksanaan kegiatan berdasarkan Sejarah Rumah Sakit Gigi dan Mulut Unhas. Dimana, kata dia, menurut Peraturan Pemerintah No.93 tahun 2015 tentang rumah sakit pendidikan menjelaskan bahwa Rumah Sakit Pendidikan adalah rumah sakit yang mempunyai fungsi sebagai tempat pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan secara terpadu dalam bidang pendidikan kedokteran dan/atau kedokteran gigi, pendidikan berkelanjutan, serat pendidikan kesehatan lainnya secara multiprofesi.

“Mengingat tidak semua RS milik universitas langsung mendapatkan status sebagai RS/RSGM Pendidikan, walaupun hampir seluruhnya digunakan sebagai tempat pendidikan, hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk dapat mencapai akreditasi tersebut sebagaimana yang diamanatkan oleh aturan yang berlaku di Indonesia,” katanya.

Seperti yang disebutkan di atas, lanjut Tajrin, bahwa seluruh rumah sakit untuk menjamin patient safety baik itu rumah sakit umum maupun rumah sakit khusus dalam melakukan pelayanan maupun fungsi lainnya harus terakreditasi oleh Badan Akreditasi Mandiri yaitu Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).

“Dalam rangka memenuhi akreditasi tersebut maka RSGM Unhas sejak tahun 2019 sudah terakreditasi Paripurna SNARS Edisi 1,” jelasnya.

Lebih lanjut Direktur RSGM menyatakan akreditasi paripurna merupakan cita-cita seluruh RSGM baik milik universitas maupun milik pemerintah daerah menuju status RSGM Pendidikan.

“Rumah sakit gigi dan mulut tidak lagi hanya sebagai RS khusus pada gigi dan mulut saja dalam memberikan pelayanan, pendidikan, tetapi dituntut mampu memberikan fungsinya dalam semua aspek pelayanan pendidikan yang lain, kolaboratif dan teprintegrasi, bahkan sebagai pusat penelitian dan pengabdian masyarakat, ” ujar Tajrin lagi.

Tingginya insidensi penyakit gigi dan mulut serta semakin dibutuhkannya penelitian terintegrasi, pendidikan inter kolaboratif berbagai disiplin ilmu dan pendidikan merupakan alasan lain seluruh RSGM untuk mampu terakreditasi paripurna yang selanjutnya mampu terakreditasi sebagai RSGM Pendididikan oleh Kemenkes yang saat ini di Indonesia belum terpenuhi.

Oleh karena itu, lanjut Tajrin,  FGD ini bertujuan menyusun borang Standar RSGMP sebagai syarat untuk melangkah ke jenjang visitasi yang akan dilakukan oleh Tim Kemenkes.

Para peserta terdiri dari Tim penyusun Borang RSGMP dan yang telah ikut pelatihan Pengisian Borang RS Pendidikan yang dilaksanakan Kemenkes belum lama ini di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar. (rls)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top