PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Kriminal

ACC Minta Kejati Serius Usut Kasus Alih Fungsi Pasar Bungi

MAKASSAR, BKM— Pegiat Anti Korupsi meminta kepada Kejaksaan Tinggi Sulsel untuk serius dalam mengusut kasus peralihan fungsi pasar Bungi di Kabupaten Pinrang.

Wakil Direktur Anti Corupctioon Comite, Kadir Wokonabun mengatakan, kasus ini telah lama ditangani oleh pihak Kejaksaan Tinggi Sulsel, namun sampai saat ini belum ada titik terang sejauh mana perkembangannya

“Kayak tenggelam di meja Jaksa,” Kata Kadir, Kamis (2/5)

Ia meminta kepada Kejaksaan Tinggi Sulsel untuk tak melapukan kasus – kasus lama yang belum dituntaskannya. Sebab, Kata Kadir, penanganan kasus korupsi seharusnya dimulai dari kasus – kasus lama
“Ini malah sebaliknya, kasus baru yang digenjot dan membiarkan kasus-kasus lama tenggelam,” Kata Kadir

Ia berharap Kajati Sulsel, Tarmizi mengawasi penuh kinerja para penyidiknya agar dapat bekerja profesional dalam menuntaskan seluruh kasus-kasus korupsi yang ditangani, “Hingga saat ini tak lagi terdengar perkembangannya. Padahal sejumlah saksi telah diperiksa secara maraton. Kajati harus evaluasi penyidiknya karena sudah terkesan tidak profesional lagi,” terang Kadir.

Ia mengatakan dugaan kerugian negara yang ditimbulkan dari kegiatan alih fungsi Pasar Bungi menjadi Rumah Sakit Pratama di Kabupaten Pinrang tersebut, sangat jelas.

Dimana pasar rakyat mempunyai peran dan fungsi ganda. Selain sebagai penggerak perekonomian, pasar juga merupakan wahana interaksi sosial dan budaya masyarakat di daerah. Oleh karena itu, pembangunan dan peremajaan pasar-pasar rakyat selalu mendapat perhatian lebih dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).

“Tapi Pemerintah Kabupaten Pinrang justru membongkar gedung Pasar Tradisional Bungi yang baru saja dibangun menggunakan anggaran bantuan dari Kemendag dan menggantinya dengan membangun Rumah Sakit Pratama dengan anggaran baru. Sehingga jelas anggaran pembangunan Pasar Bungi sebelumnya jadi mubazir dan negara tentu rugi,” ungkap Kadir.

Misi bantuan Kemendag, terang Kadir, agar kedepannya, pasar dapat meningkatkan pendapatan para pedagang pasca revitalisasi. Selain itu, pasar yang telah direvitalisasi diharapkan mampu berperan sebagai penyangga ketersediaan barang kebutuhan pokok, sehingga ke depan dapat menjadi barometer stabilisasi harga pangan di tingkat nasional. (mat/cha/c)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top