Politik

Kursi PAN Maros Diprediksi Berkurang


MAROS,BKM–Perolehan kursi Partai Amanat Nasional (PAN) untuk DPRD Kabupaten Maros diprediksi akan berkurang dari sebelumnya yang berjumlah 10 kursi.
Hasil pileg kali ini, PAN diprediksi hanya bisa memperoleh 6 hingga 7 tujuh kursi saja.
Prediksi perolehan suara ini disampaikan Ketua DPD PAN Maros, HM Hatta Rahman. Menurut Hatta yang juga Bupati Maros, untuk DPRD Maros dari lima dapil, diprediksi hanya bisa meraih tujuh atau enam kursi. Namun, saat ini DPD PAN Kabupaten Maros masih menunggu seluruh hasil rekapan resmi dari PPK dan KPU Maros nantinya.
Meski perolehan kursi di DPRD kabupaten berkurang, namun Hatta Rahman enggan untuk melakukan evaluasi terhadap kader PAN. Hatta mengakui untuk mempertahankan kursi yang ada saat ini sangat sulit. Terlebih lagi cara penghitungan suara yang diterapkan kali ini, berbeda dengan pileg yang lalu.
“Ini sudah kita prediksi. Karena perhitungan suara itu tidak sama seperti pileg yang lalu. Apalagi petarung-petarung caleg yang ada saat ini kita lihat permainannya sudah lebih berani. Banyak dari mereka memperlihatkan kuantitas mereka untuk dipilih dibandingkan memperlihatkan kualitasnya,” ujarnya kepada wartawan.
Menurunnya perolehan kursi di DPRD Maros dari partai berlambang matahari terbit ini berbanding terbalik dengan Partai Golkar. Partai yang diketuai HA Patarai Amir ini disebut-sebut memperoleh 7 kursi pada pileg ini. Sebelumnya, Partai Golkar hanya mengontrol empat kursi saja. Namun kali ini berhasil mendudukkan kadernya di DPRD Maros hingga tujuh orang.
Dihubungi terpisah, Ketua Umum DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros HA Patarai Amir mengungkapkan. Berdasarkan hasil hitungan internal Partai Golkar, untuk sementara partai berlambang pohon beringin rindang ini bisa memperoleh 7 kursi. “Meski begitu, kami tetap menunggu hasil rekap resmi dari KPU,” sebutnya.
Patarai Amir menjelaskan, incumbent yang kembali maju bertarung di Pileg kali ini kembali terpilih lagi. Artinya ada tiga orang kader baru yang berhasil memperoleh suara untuk duduk di kursi DPRD Maros.
Wakil Ketua DPRD Maros ini menjelaskan, bertambahnya jumlah kursi Golkar di DPRD Maros merupakan sejarah baru di Partai Golkar. Pasalnya, selama ini suara Golkar di setiap Pileg selalu mengalami penurunan.
“Pileg di tahun 2004-2009, perolehan kursi Golkar mencapai 11 orang. Kemudian 2009-2014 berkurang menjadi 7 orang. Sementara 2014-2019 hanya tersisa 4 kursi. Tahun ini kita mampu menaikkan jumlah kursi dari empat menjadi tujuh kursi di DPRD Maros. Ini merupakan hal yang positif bagi Partai Golkar. Ini membuktikan kerja keras pengurus partai berbuah manis,” pungkasnya.(ari/rif/c)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top