Sulselbar

Habsi Apresiasi UNBK Tingkat SMP


BKM/ALALUDDIN TINJAU -- Bupati Mamuju, H Habsi Wahid bersama Sekprov Sulbar, H Suaib dan Kadis Diknas ketika melakukan peninjauan pelaksanaan UN di Mamuju.

MAMUJU, BKM — Bupati Mamuju, H Habsi Wahid ditemani Sekretaris Kabupaten, H Suaib dan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadis Dikpora), Hj Murniani serta beberapa jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju melakukan peninjaun pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang dilaksanakan secara serentak ditingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
”Hari ini kita sudah kunjungi beberapa sekolah. Tadi di SD Negeri 1. Persiapannya cukup baik. Dan di SMPN 2 persiapannya cukup bagus dan sejauh ini tidak ada kendala-kendala dalam pelaksanaan ujian ini,” terang bupati setelah melaksanakan pemantauan ujian, Senin (22/4).
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan UN tingkat SMP. Pasalnya, ujian dilaksanakan dengan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sehingga menurutnya, dengan UNBK tersebut siswa dididik dan terlatih dengan sistem IT sejak dini.
Meski begitu, bupati mengakui masih ada beberapa sekolah yang kekurangan fasilitas komputer, sehingga dalam pelaksaan sistem UNBK tersebut dilakukan dengan sistem pembagian sesi dalam pelaksanaan ujian.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga kabupaten Mamuju, Hj Murniani, menyampaikan, untuk jenjang SD sebanyak 5.850 siswa yang terdata mengikuti ujian sementara untuk jenjang SMP sebanyak 5.252 siswa.
Terkait pelaksaan ujian dengan sitem UNBK, Murniani mengakui belum ada kendala yang ditemukan. ”Alhamdulillah, jaringan masih lancar. Dari kecamatan masih belum ada laporan. Berarti masih lancar di sana,” terang Kadisdikpora.
Ia juga mengakui, terkait pelaksanaan ujian dengan sistem UNBK, pihaknya terus berupaya, sehingga ke depannya dalam pelaksanaan UNBK tidak ada lagi yang menumpang di sekolah lain pada saat melaksanakan ujian. (ala/mir/c)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top