PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Politik

Dan Pongtasik Oppo, Fermina Klaim Unggul

BKM/AGUS Dan Pongtasik

MAKALE, BKM–Pertarungan memperebutkan kursi di DPRD Sulsel melalui daerah pemilihan (Dapil) Sulsel 10 meliputi Tana Toraja dan Toraja Utara cukup ketat.
Lima petahana masih bersaing dengan sesama kader internal partai masing-masing.
Kelima petahana tersebut yakni Surya Bobby dari Partai Demokrat, Fermina Tallulembang dari Partai Gerindra, Pendi Bangadatu dari Partai Nasdem serta Dan Pongtasik dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Dapil 10 yang akan memperebutkan 5 kursi dinilai sangat ketat. Dari lima petahana yang bersaing, hitungan sementara hanya satu petahana yang bisa dinyatakan lolos ke DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yakni Dan Pongtasik dari PDIP, akumulasi suara PDIP sudah mencapai 28.106, dengan suara pribadi Dan Pongtasik sebesar 9.860.
Empat caleg pendatang baru diantaranya dari Partai Demokrat dengan jumlah suara partai 38.488, direbut Jufri Sambara, dengan suara pribadi 37.000.
Menyusul Partai Golkar dengan akumulasi suara partai sebanyak 37.082, teratas diraih John Rende Mangontan, dengan suara pribadi sebesar 11.202.
Berikutnya Partai Nasdem suara partai 23.947, direbut Sarwindi Tiranda Biringkanae, dengan suara pribadi 21.311.
Selanjutnya Partai Hanura total suara partai 23.423, kursi diperoleh Jon Diplomasi, suara pribadi 16.612.
Dan Pongtasik menjelaskan bila hasil survei PDIP menempatkan dirinya di nomor urut satu berdasarkan peringkat kinerja partai.
Fermina Tallulembang mengaku jika suara partainya juga cukup tinggi, bahkan suara pribadinya sudah mencapai 12 ribuan. “Suara pribadi saya sudah mencapai 12 ribuan”ujar Fermina Tallulembang.
Dan Pongtasik juga tidak menimpali jika sebelum Pileg 17 April 2019, kekuatan partai dan tim dimaksimalkan.
“Utamanya pemilih milenial Tana Toraja dan Toraja Utara sehingga pilihannya kepada caleg PDIP untuk ke empat kalinya,”pungkas Dan Pongtasik (gus/rif/c)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top