PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Metro

CCTV Milik Pemkot Mulai Rusak

MAKASSAR, BKM–Sejumlah kamera CCTV pemantau milik Pemerintah Kota Makassar ditemukan rusak. Diduga menjadi sasaran perusakan oleh orang tak dikenal.
Sebanyak 168 titik CCTV yang tersebar di Kota Makassar, 5 diantaranya telah dirusak oleh orang tak dikenal. Salah satu lokasi CCTV yang dirusak berada di Palelangan Ikan Jalan Rajawali dan di Kawasan Pelabuhan Paotere.
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Ichwan Jacub menyayangkan pengrusakan CCTV disejumlah titik ini. Sementara pengadaan CCTV dan perangkatnya sangat dibatasi.
Atas kejadian tersebut, Ichwan mengatakan, Pemkot Makassar mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah, bahkan pihaknya kesulitan memantau dan mengakses gambar dititik CCTV yang rusak.
“Jadi benar ada beberapa CCTV kita dirusak dan sengaja dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga ini perlu disuarakan. Sementara anggarannya itu tidak kecil sebesar Rp35 juta perunitnya,” kata Ichwan.
Ia mengatakan, pemerintah tidak bisa serta merta langsung menggantinya. Sebab selain keterbatasan anggaran, kamera CCTV tersebut juga memiliki spesifikasi berbeda dengan CCTV pada umumnya.
“Karena keterbatasan anggaran dan kita tidak bisa begitu saja menggantinya, karena CCTV punya kita memiliki spesifikasi yang berbeda dengan CCTV lainnya, apalagi CCTV yang diberikan dari CSR. Jadi sangat berbeda jauh karena kualitas dan ketahanannya jauh lebih bagus,” ungkapnya.
Lebih jauh dirinya menjelaskan bahwa 168 kamera CCTV yang terpasang dibeberapa tempat diperolaleh dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebagai alat untuk memonitoring masyarakat.
“Kita juga punya beberapa CCTV dilorong lorong dengan kualitas standar, tetapi itu bantuan CSR dari beberapa perusahaan sebagai bentuk kerjasama dan sumbangsihnya kepada masyarakat,” ungkapnya.
Beberapa percontohan kamera CCTV lorong telah terpasang seperti di Kelurahan Pandang RW2 dan RW9. Hal tersebut lanjut Ichwan sebagai upaya memberikan contoh kepada pemerintahan kelurahan dan kecamatan dalam mengintegrasikan smart lorong.
“Jadi kita sudah coba integrasikan di beberapa wilayah, seperti di Kelurahan Pandang, Kecamatan Rappocini, Kecamatan Panakkukang. Tinggal bagaimana Pak Lurah dan Pak Camat dalam memprogramkan dalam SKPDnya kedepan,” pungkasnya.
Untuk kedepan, khususnya ditahun 2019 Diskominfo memfokuskan akan menambah kamera CCTV di sejumlah jalan protokol dan pusat keramaian umum masyarakat
Bahkan Ichwan menyebut Diskominfo Kota Makassar telah menyiapkan pagu anggaran pengadaan CCTV sebanyak 20 unit di Tahun 2019, dengan rincian harga perunitnya senilai Rp35 juta.
“Jadi kita telah siapkan pagu untuk 20 unit kamera CCTV, dimana setiap unitnya memakan biaya Rp35 juta. Dan saat ini kami sementara menunggu lelang. Kami juga berharap agar semua masyarakat dapat bersama sama menjaga CCTV itu dan tidak dirusak lagi,” tutupnya.(nug/war/c)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top