Headline

Aksi Saling Tempeleng dan Cakar di Atas Mobil


GOWA, BKM — Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gowa menggelar reka adegan kasus pembunuhan Siti Zulaiha Djafar, Kamis (11/4). Tersangka Wahyu Jayadi hadir dengan mengenakan topeng warna hitam untuk menutupi wajahnya.
Jalannya reka adegan dipimpin Kasat Reskrim Iptu Muh Rivai didampingi sejumlah penyidik lainnya. Posisi korban Zulaiha diperankan seorang wanita yang disiapkan oleh petugas.
Ada 20 adegan yang ditampilkan. Bermula dari mereka janjian untuk bertemu. Selanjutnya bersama-sama dalam sebuah mobil. Hingga terjadi pertengkaran dan aksi tempeleng dan cakar yang dilakukan oleh tersangka maupun korban.
Dalam reka adegan yang berlangsung di halaman Polres Gowa, tersangka Wahyu Jayadi didampingi tim kuasa hukumnya. Dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) bergelar doktor ini mengenakan baju tahanan berwarna oranye.
Ia memeragakan perjalanannya dari Jalan AP Petta Rani Makassar, hingga Pattalassang, Kabupaten Gowa. Hingga meninggalkan korbannya dalam keadaan sudah tak bernyawa.
“Ini merupakan bagian dalam penyelidikan ilmiah ketika penyidik akan melaksanakan kegiatan yang disebut reka ulang perjalanan antara korban dan tersangka. Kita meminta kepada tersangka untuk bisa menjelaskan secara up to date dari mana mereka pertama bertemu. Apa saja yang mereka lakukan pada menit kesekian. Berapa jarak yang ditempuh dari lokasi pertama dan selanjutnya di jalanan,” kata Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga kepada wartawan yang turut menyaksikan reka adegan sekitar pukul 14.00 Wita.
Shinto menyebut, kegiatan tersebut sebagai scientific karena di sana (jalanan) akan diukur dengan kondisi yang faktual. “Jadi kita akan mengukur berapa kilometer jarak yang ia (tersangka dan korban) tempuh. Berapa menit waktu yang dibutuhkan oleh tersangka dan korban mengikuti perjalanan itu. Kita juga meminta tersangka untuk menjelaskan di titik mana dia marah hingga menghabisi nyawa korban,” terang Shinto.
Shinto menekankan agar reka adegan ini dilakukan sedetil mungkin. Sebab masih akan dilakukan pada giat rekonstruksi jika hasil otopsi sudah keluar. (sar/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments
To Top