Kriminal

Bandar Sabu Ditembak, Susul Istrinya ke Bui


MAKASSAR, BKM — Di press room Mapolrestabes Makassar, Rabu (10/4). Enam orang mengenakan baju oranye dihadirkan. Di antara mereka terdapat dua orang wanita.
Seorang pria tampak berjalan pincang. Kakinya terbalut perban putih. Ada pula tiga lelaki lainnya. Mereka semua dihadirkan dalam rilis kasus penyalahgunaan narkotika. Kepala Satuan Reserse (Kasatres) Narkoba Polrestabes Makassar Kompol Diari Estetika memberikan penjelasan.
Menurut mantan wakapolres Wajo ini, pengungkapan kasus berawal dari informasi yang diperoleh anggota Satnarkoba Polrestabes Makassar. Selanjutnya ditindaklanjuti Tim Elang dengan turun melakukan penyelidikan. Hasilnya, seorang pelaku teridentifikasi. Ia diketahui tengah berada di sebuah rumah dalam kompleks BTN Makkio Baji.
Petugas kemudian bergerak melakukan penyergapan. Seorang lelaki yang akrab disapa Sobek berhasil dibekuk. Dari tangannya diamankan sejumlah barang bukti. Yakni empat saset kecil paket sabu. Satu buah timbangan digital. Satu saset plastik bening berisi serbuk warna merah.
Selanjutnya, Sobek dan barang bukti yang dikuasainya digiring ke Mapolrestabes Makassar guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam interogasi petugas, tersangka mengakui kalau barang haram itu adalah barang miliknya. Ia lalu menyebutkan sejumlah rekannya. Polisi lalu menggiring tersangka dalam pengembangan kasus. Sobek diminta menunjukkan lokasi persembunyian rekannya yang disebutkan beralamat Inspeksi Kanal Jalan Landak.
Tim langsung mengepung sebuah rumah kos-kosan Ewa. Di sana berhasil diamankan dua orang perempuan, yakni Sri Nurhayati alias Eci (27), Ria Febrianti alias Ria (31), dan teman lelakinya bernama Andi Dahsyat (20).
”Turut disita barang bukti satu buah kaca pireks, dan lima saset plastik kosong. Selanjutnya ketiga pelaku dibawa ke Mapolrestabes Makassar guna menjalani pemeriksaan,” terang Kompol Diari.
Selain mengakui barang haram tersebut miliknya, tersangka juga menyebut identitas pemasoknya. Yakni Arfan alias Appang, beralamat di Perumahan Orchid Jalan Metro Tanjung Bunga.
Pengembangan kembali dilakukan. Kompleks Perumahan Orchid didatangi. Tim Elang mengepung sebuah rumah yan diduga dijadikan tempat transaksi sabu.
Hasilnya, dua orang tengah berada di lokasi itu. Dia adalah lelaki Ara (33) bersama teman wanitanya bernama Jeni (30). Hanya saja, saat hendak diamankan, Ara melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri.
Mengabaikan tembakan peringatan ke udara, tindakan tegas pun dilakukan terhadapnya. Ia dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kaki.
Dari penangkapan Arfan beserta teman wanitanya, diamankan barang bukti dua saset besar, dan satu buah timbangan digital. Ara selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat bantuan medis.
Dalam catatan kepolisian, istri Ara telah lebih dulu diamankan. Ia kini mendekam dalam sel rumah tahanan Makassar lantaran menguasai sabu seberat 3 kg.
”Jadi Ara ini memiliki seorang istri yang telah ditangkap karena menguasai sabu seberat 3 kg. Sudah ditahan di rutan Makassar. Karena perbuatannya, tersangka dijerat pasal 112 ayat (1) dan 114 ayat (1) UU Psikotropika Nomor 32 tahun 2009 dengan ancaman hukuman paling rendah 5 tahun, dan paling lama 12 tahun kurungan,” tegas Kompol Diari. (ish-jul/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top