Headline

”Ini Terakhir Kali Kamu Lihat Saya”

Gantung Diri Usai Bonceng Pacar

SINJAI, BKM — Pagi menjelang siang di Dusun Jeppara, Desa Bonto Tengnga, Kecamatan Sinjai, Kabupaten Sinjai. Kira-kira pukul 10.30 Wita, Rabu (13/3).
Suasana yang sebelumnya tenang di kampung ini tiba-tiba gaduh. Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Sattu bin Jarum berteriak histeris. Teriakannya langsung mengundang perhatian warga sekitar. Mereka beramai-ramai mencari sumber suara.
Belakangan diketahui, Sattu berteriak setelah mendapati anaknya bernama Syamsuddin bin Benteng dalam kondisi mengenaskan. Lelaki berusia 21 tahun itu sudah tak bernyawa dengan tubuh menggantung.
Seutas tali berwarna biru diikatkan pada bagian kusen pintu kamar rumah kayu tempat tinggalnya. Lelaki yang mengenakan baju kaus berwarna putih itu meninggal dengan lidah menjulur keluar. Belum diketahui secara pasti motif hingga Syamsuddin nekat nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Namun menurut informasi yang beredar di kalangan warga dan berhasil dihimpun BKM, disebutkan bahwa korban meninggal karena diduga kuat kecewa dengan kekasihnya berinisial AI.
Dalam tiga bulan terakhir, sepasang kekasih ini disebutkan jarang bertemu. Hal itu dipicu oleh kesibukan AI yang sementara kuliah pada salah satu perguruan tinggi di Sinjai.
”Dalam pertemuan terakhir dengan pacarnya, korban sempat memboncengnya. Waktu itu dia bilang bahwa mereka terakhirmi bertemu. Syamsuddin mengaku hendak pergi jauh,” ujar warga di lokasi kejadian, kemarin.
Menyusul peristiwa ini, polisi telah meminta keterangan dari AI. Kepada polisi, ia menuturkan apa yang terjadi menjelang Syamsuddin meregang nyawa.
Sebelum menjemput ajal, pada Selasa (12/3) pukul 17.30 Wita, korban sempat menjemput pacarnya. Sore itu AI tengah berada di Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Sinjai Utara.
Keduanya pun bertemu, lalu berboncengan motor menuju warung milik orang tua korban yang berada di Pasar Jeppara, Dusun Jeppara, Desa Batu Belerang, Kecamatan Sinjai Borong. Sepasang kekasih ini tiba sekira pukul 19.00 Wita.
Dua jam mereka berada di warung itu. Pada malam harinya pukul 21.00 Wita, AI meminta kepada korban untuk mengantarnya pulang ke rumah tantenya. Karena memang awalnya AI dijemput di rumah sang tante di Jalan Basuki Rahmat.
Pukul 23.30 Wita, Syamsuddin dan AI tiba di tujuan. Ketika AI turun dari boncengan, sang pacar mengucapkan kalimat. ”Ini terakhir kalinya kamu lihat saya,” ujar korban yang ditirukan AI dihadapan petugas.
Malam itu juga Syamsuddin pulang ke rumahnya di Dusun Jeppara. Dia tiba pukul 24.00 Wita. Selanjutnya berkomunikasi dengan cara chatingan dengan AI. Bahkan sempat video call WhatsApp hingga dini hari pukul 00.39 Wita.
Dalam pembicaraan itu, korban menyampaikan kepada kekasihnya akan pergi jauh. Setelah itu, pembicaraan pun terputus.
Pagi harinya sekira pukul 10.00 Wita, ibu korban mendapati anaknya dalam posisi gantung diri. Saat itu Sattu berteriak meminta tolong. Tidak lama datanglah dua warga bernama Adile bin Ambo, dan Fare bin Hude yang merupakan saksi. Kedua saksi kemudian memutus tali dan menurunkan korban ke lantai.
Kapolres Sinjai AKBP Sebpril Sesa yang dikonfirmasi, mengaku belum mengetahui secara pasti motif korban gantung diri. Kasusnya masih dalam penyelidikan.
“Kapolsek Sinjai Borong bersama personelnya telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti. Selanjutnya menghubungi tim medis untuk memeriksa kondisi korban. Sementara anggota lainnya mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Motifnya belum diketahui karena masih dalam tahap penyelidikan,” ujar AKBP Sebpril Sesa. (din/rus/b)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top