PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Metro

LSP3M Gempar Sorot Bansos Koperasi

BANTAENG, BKM — LSP3M Gempar Indonesia Bantaeng menyoroti Bantuan Sosial (Bansos) dari Kementerian Koperasi RI tahun 2012.
Sekretaris Gempar Andi Indra, Rabu (13/3) mengatakan Bansos tidak tepat sasaran. Menurutnya, beberapa oknum pejabat “ikut bermain” dalam penguasaan dana bansos tersebut. Selain itu, kata dia, ada kelompok yang tidak membagi rata kepada anggotanya.
Dijelaskan Indra, seharusnya, semua anggota kelompok yang terdiri dari 20 orang, mendapat bantuan permodalan.
“Ada anggota kelompok yang tidak tahu menahu tentang dana bansos tersebut”, katanya. Indra mengaku, masalah ini sudah dilaporkan ke kejaksaan setempat. “Saya sudah melaporkan ke kejaksaan”, akunya.
Kabid Koperasi pada Dinas Koperasi dan UKM, Junaidi, Rabu (23/3), mengaku tidak tahu secara pasti proses pemberian bansos tersebut. “Saya kurang tahu pasti. Karena saya baru 2 tahun saya menjabat disini”, katanya.
Meski demikian, kata Junaidi, pihak Dinas Koperasi proaktif melakukan monitoring kepada kelompok koperasi pemanfaat bansos.
Dijelaskan Junaidi, dana bansos tersebut langsung ditransfer dari Jakarta ke rekening masing-masing kelompok.
Ditambahkan Junaidi, bansos tersebut sudah terhenti Sejak 2015. Sejak itu pula, lanjutnya, semua yang berkaitan dengan dana bansos, khususnya di koperasi, pengawasannya berada dibawah pihak kejaksaan.
Kasi Intel Kejari Bantaeng, Budi Setyawan, yang dikonfirmasi terkait laporan LSM Gempar, mengatakan, akan mengecek laporan dimaksud. “Saya akan mengecek dulu laporannya”, tukasnya. (wam/C)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top