Headline

Begal Sadis yang Lukai Korban Tumbang Didor

IST TEMBAK-Polisi mengawal Al Fajrin, tersangka begal sadis yang dilumpuhkan dengan tembakan di kaki kirinya.

MAKASSAR, BKM — Seorang lelaki berada di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Bhayangkara. Sejumlah personel kepolisian menjaganya.
Sesekali ia meringis menahan perih. Kaki kirinya berdarah. Baru saja dibocor dengan timah panas.
Pria itu bernama Al Fajrin alias Ririn. Dalam catatan kepolisian, Ririn merupakan tersangka begal sadis. Petugas terpaksa melumpuhkannya lantaran melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri saat digiring dalam pengembangan kasus, Rabu (13/3).
Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap, mengatakan tersangka Ririn sebelumnya ditangkap anggota Resmob Polsek Panakkukang. Dipimpin Panit 2 Reskrim Ipda Roberth Hariyanto Siga.
Saat itu, petugas tengah melakukan patroli. Kemudian masuk informasi dari warga Adhyaksa Baru, bahwa ada korban yang dibegal hingga tangannya mengalami luka. Gawai miliknya dibawa kabur oleh pelaku.
Aduan warga langsung ditindaklanjuti. Perburuan dilakukan Tim Resmob Polsek Panakkukang, yang diback up timsus Polda Sulsel. Perburuan selama tiga hari itu pun berbuah hasil.
Tim gabungan mengantongi identitas tersangka. Keberadaannya pun diketahui. Ia sedang ada di Jalan Tidung Mariolo.
Tanpa menunggu lama, sebuah rumah yang dijadikan tempat persembunyian tersangka dikepung. Penggerebekan dilakukan. Hasilnya, tersangka yang bersembunyi di sebuah kamar berhasil diamankan. Dari tangannya diamankan satu unit gawai merek Oppo. Barang tersebut diduga hasil kejahatannya.
Selanjutnya, tersangka bersama barang bukti kejahatannya digelandang ke posko Resmob Panakkukang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Perwira satu bunga melati di pundaknya itu melanjutkan, tersangka yang diinterogasi mengakui perbuatannya. Ia membegal korban bersama seorang rekannya berinisial KC, yang kini masih buron.
“Jadi tersangka beraksi tidak seorang diri. Dia ditemani oleh rekannya yang sudah dikantongi identitasnya dan kini dalam pengejaran,” ungkap Kompol Ananda.
Kala beraksi di Jalan Adhyaksa, lanjut Ananda, tersangka bersama rekannya melihat korban berjalan kaki. Ia lalu langsung merampas gawai miliknya, lalu melukai korban dengan menggunakan pisau. Setelah barang korban berhasil direbut, kedua tersangka langsung kabur dengan mengendarai motor.
Selain di Jalan Adhyaksa, tersangka juga pernah beraksi di Jalan Pengayoman. Di sini ia ditemani rekannya bernama Ahmad.
Selanjutnya di lokasi waduk Antang. Kemudian di Kabupaten Gowa dekat patung massa. Di Jalan Minasa Upa, Hertasning, dan Romangpolong, Gowa. (ish/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top