PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Headline

15 Kepala OPD Baru Dilantik Akhir Maret

MAKASSAR, BKM — Sebanyak 15 jabatan yang selama ini lowong di lingkup Pemkot Makassar segera terisi. Proses lelangnya kini memasuki tahapan pendaftaran.
Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar Muhammad Ansar mengatakan, untuk saat ini lelang jabatan masih dalam proses pendaftaran. Prosesnya ditargetkan rampung bulan ini. “Baru pendaftaran, pemasukan berkas,” kata Ansar singkat.
Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Makassar Basri Rakhman membenarkan hal tersebut. Dia, ada 52 orang yang mendaftar untuk 15 jabatan tersebut.
“Iya, sudah ada pendaftar. Ada 52 orang yang daftar untuk 15 jabatan lowong. Paling banyak, kalau tidak salah Dinas Kearsipan. Itu yang banyak peminatnya,” ucap Basri.
Ke 15 organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut, yakni Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), serta Dinas Pariwisata (Dispar).
Juga Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP), Dinas Kearsipan, Dinas Komunikasi dan Informasi, Dinas Sosial, Dinas Tata Ruang dan Bangunan. Termasuk Dinas Perhubungan, Dinas Perpustakaan, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, serta Dinas Pekerjaan Umum.
Posisi pimpinan di 15 OPD tersebut saat ini dipegang oleh pelaksana tugas.
Basri menerangkan, di antara para pendaftar, ada beberapa camat yang turut bersaing untuk mengisi jabatan yang kini lowong. Bahkan ada lima camat dan tiga mantan camat yang ikut mendaftar.
Lima camat tersebut adalah Aulia Arsyad (camat Wajo), Juliaman (camat Mariso), Andi Fadli (camat Manggala), Mahyuddin (camat Biringkanaya), dan Fahyuddin (camat Tamalate).
Sementara mantan camat, yakni Harun Rani (mantan camat Mariso/Pelaksana Tugas Kadis Koperasi dan UKM). Andi Zulkifli Nanda (mantan camat Ujung Pandang/Plt Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana). Andi Syahrum (mantan camat Biringkanaya).
Proses lelang ini, dikatakan Basri, akan berakhir 17 Maret mendatang. Sementara pelantikan rencananya akan dilangsungkan akhir bulan ini.
“Tanggal 17 Maret ini selesai lelang. Mudah-mudahan bisa minggu keempat bulan Maret dilaksanakan pelantikan,” tandas Basri.
Nirman Niswan Mungkasa, salah satu pendaftar yang saat ini menjabat Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kota Makassar, menyatakan kesiapan untuk mengikuti seluruh proses lelang. Ia mengatakan, jabatan apapun yang ditetapkan untuknya nanti akan diterima.
Namun Nirman menegaskan, sesuai makalah yang ia buat, dirinya lebih mengetahui masalah dan solusi jika di DTRB. Karena selain sebagai sekretaris dinas, dia saat ini juga diamanahkan sebagai pelaksana tugas (plt) kepala DTRB.
“Saya sendiri sudah melihat masalahnya apa, dan yang mau saya selesaikan sudah saya bahasa dalam makalah. Kalau persiapan, tidak ada. Ikuti saja. Yang penting masalah dan solusi sudah ada,” kata Nirman.
Alasan dirinya mendaftar, salah satunya adalah jenjang karir. Ia pun berharap bisa melaksanakannya dengan amanah jika dipilih.
“Memang jenjang karir begitu. Sudah dibuka peluang untuk mengikuti lelang jabatan dan punya kapasitas untuk mengikuti, ya ikuti saja,” ucap Nirman.
Pendaftar lain yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra mengatakan dirinya siap menfikuti lelang. Ia pun berharap hasilnya bisa baik.
Walaupun ada tiga posisi jabatan yang didaftarkannya, Firman yang saat ini menjabat sebagai plt kepala DPM-PTSP berharap bisa lolos menjadi pimpinan definitif di tempatnya sekarang. Alasannya, karena ia lebih memahami bagian ini.
“Kita ikuti segala proses. Berharap semoga terpilih dan bisa menjadikan dinas yang ditempati nanti semakin baik. Kalau alasan saya ikut, memang karena ada surat perintahnya semua ikut lelang supaya ramai. Di situ kan juga nanti yang berpotensi kelihatan,” jelas Firman.
Sementara pendaftar lainnya yang menjabat Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbabgpol) Kota Makassar, Akhmad Namsum menjelaskan alasannya mendaftar karena dirinya merupakan abdi negara yang ingin memberikan yang terbaik untuk bangsa. Baginya, pendaftarannya ini adalah bagian dan pengabdian.
“Sebagai abdi negara tentu berusaha memberikan yang terbaik untuk bangsa kita. Peluang ini harus kita manfaatkan sebaiknya untuk memberikan yang terbaik. Itu menjadi bagian penting dari birokrasi dalam memberikan pengabdian yang tak pantang menyerah,” ucapnya.
Untuk persiapannya sendiri, Akhmad mengaku biasa-biasa saja. Tak ada persiapan khusus. Untuk posisi yang ia harapkan, ia juga mengaku tak ambil pusing.
“Kita serahkan ke Yang di Atas. Apapun hasilnya, itulah yang terbaik,” kuncinya. (nug/rus/c)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top