Headline

Mendorong Inovasi Ketua RT-RW

MAKASSAR, BKM — Gelaran Lomba RT-RW Caradde tahun 2019 dimulai. Perhelatan yang merupakan kerja sama Bagian Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Makassar dan Harian Berita Kota Makassar (BKM), dilaunching oleh Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto, Rabu malam (20/2) ini di Lapangan Karebosi.
Lomba diikuti seluruh kecamatan yang ada di Kota Makassar. Masing-masing dari 15 kecamatan memilih perwakilan ketua RT dan RW untuk diikutkan dalam lomba ini.
Wali Kota Mohammad Ramdhan Pomanto sangat mengapresiasi lomba yang dilaksanakan Harian BKM ini. “BKM adalah media yang selalu mendampingi inovasi-inovasi Kota Makassar. Bahkan inovasibta yang membuat BKM terjaga dan tetap eksis hingga saat ini,” kata Danny.
Khusus Lomba RT-RW Caradde, dinilai oleh Danny sebagai sebuah inovasi yang terbarukan, yang akan membuat RT-RW di Makassar menjadi lebih semarak. Apalagi sejak awal kepemimpinannya sebagai wali kota, BKM memang selalu menghadirkan inovasi semacam ini.
“RT-RW kita menjadi lebih bersemarak, lebih bersemangat dan lebih produktif. Sejak awal saya bertugas, BKM dengan segala inovasinya bisa membangkitkan minat. Membangkitkan integrasi dan inovasi bagi begitu banyak masyarakat Makassar,” tambahnya.
CEO Fajar Group HM Alwi Hamu mengatakan, masing-masing media di Fajar Group punya sasarannya sendiri-sendiri. Untuk Harian Berita Kota Makassar (BKM) menyasar masyarakat lorong. Karenanya, Lomba RT-RW Caradde dinilai sebagai ide yang sangat bagus.
“Masyarakat di lorong perlu dibina. Bagaimana menghidupkan mereka dengan aktivitas sehari-hari. Apa yang dilakukan Berita Kota melalui lomba ini merupakan suatu ide yang sangat bagus. Arahnya bagaimana mendidik masyarakat,” kata Alwi Hamu.
Alwi mengatakan, inovasi di RT-RW amatlah penting. Sementara BKM sebagai sebuah media cetak memerlukan dukungan dari masyarakat.
”Kalau berhenti berinovasi, itu mati. Karenanya, selama ini Berita Kota selalu melakukan sesuatu yang baru. Penguatan berita lokalnya sangat bagus,” tandas Alwi.
Dia mendorong agar lomba seperti ini digelar setiap tahunnya. Bila memungkinkan, dilaksanakan dua kali setahun.
“Lomba seperti ini mestinya setiap tahun dilaksanakan. Malah kalau saya, dua kali setahun. Karena RT-RW juga perlu didorong untuk melakukan inovasi di wilayahnya masing-masing. Diberikan motivasi dan ruang dalam melayani masyarakat,” imbuhnya.

Dukungan Para Camat

Lomba ini mendapat dukungan penuh dari seluruh camat. Ibrahim Khaedar selaku Camat Ujung Tanah, telah memilih 10 ketua RT dan RW andalannya yang akan bertarung di ajang ini.
”Para ketua RT-RW yang diikutkan dalam lomba ini dapat menjadi teladan dan motivasi bagi yang lainnya. Yang kita pilih ini adalah mereka yang telah menjalankan sembilan indikator. Kami tentu berharap, nantinya para ketua RT-RW yang lain bisa mengikut. Dengan lomba ini akan mendorong inovasi para ketua RT-RW,” ujar Ibrahim Khaedar.
Camat Bontoala Arman menyatakan, dalam mendukung program Pemkot Makassar pada berbagai sektor, keterlibatan RT-RW sangatlah dibutuhkan. ”Aktivitas kami di pemerintah kecamatan butuh support. Seperti itu program lorong garden dan BULo,” imbuhnya.
Selain RT-RW, Arman juga mengajak warga pada umumnya untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai pelaksanaan program di Kecamatan Bontoala.
”Kita ingin kinerja para ketua RT-RW terus meningkat. Karena mereka menjadi bagian untuk menyukseskan program pemkot. Ketua RT-RW telah mengerti semua program pemkot. Sebab masuk pada sembilan indikator kinerja,” ujar Arman.
Selama ini, diakuinya, motivasi para ketua RT-RW sudah tampak. Mulai dari penataan lingkungan (Lorong Garden), menjaga kebersihan (Makassar Tidak Rantasa), dan pengembangan pemilahan sampah bernilai ekonomis (Bank Sampah).
Camat Biringkanaya Mahyuddin, mengapresiasi Lomba RT-RW Caradde tahun 2019. Sebagai bentuk dukungan, ia mengutus 10 wakil dari Biringkayana. Terdiri dari tujuh orang ketua RT dan tiga ketua RW.
”Lomba ini merupakan salah satu bentuk pemberdayaan. Karena para ketua RT-RW yang menjadi wakil dari seluruh kecamatan akan memberikan yang terbaik dan bertekad memenangkan lomba,” kata Mahyuddin.
Ia menilai, pelibatan pihak kecamatan, kelurahan, serta para ketua RT-RW, setidaknya akan meningkatkan kinerja para ketua RT-RW secara umum.
Camat Mamajang Edward Supriawan, menjelaskan untuk mendukung program yang dicanangkan Wali Kota Mohammad Ramdhan Pomanto, warga di lingkungannya wajib menggelar kerja bakti di sekitar tempat tinggalnya. Para ketua RT dan RW ditempatkan selaku koordinator.
”Bersama lurah, RT/RW, dan se-Kecamatan Mamajang, kerja bakti sudah menjadi agenda wajib. Sudah diagendakan setiap hari Minggu. Ketua RT dan RW sebagai koordinator,” ujarnya.
Camat Manggala Andi Fadli menjelaskan, melalui sembilan indikator penilaian kinerja, ketua RT dan RW di wilayahnya telah menunjukkan kinerja yang cukup baik dalam membenahi wilayahnya. Karenanya, dia mendukung sepenuhnya lomba yang dilaksanakan.
”Mengapresiasi dukungan dan kerja sama media sebagai mitra kami di pemerintahan. Lomba RT-RW Caradde merupakan bentuk dukungan terhadap program Pemkot Makassar,” kata Andi Fadli
Ia menambahkan, melalui lomba ini, dapat meningkatkan kinerja RT dan RW. ”Diharapkan dengan lomba seperti ini, seluruh RT-RW di Kecamatan Manggala dapat merealisasikan indikator kinerjanya masing-masing,” imbuhnya.
Untuk lomba ini, Kecamatan Mariso mengutus sembilan orang wakilnya. Camat Mariso Juliaman, mengemukakan, dalam menjaring calon RT-RW untuk ikut lomba, pihaknya melibatkan para lurah.
”Dalam penentuan RT-RW yang akan diutus dalam Lomba RT-RW Caradde ini, saya melibatkan para lurah untuk mengirim satu ketua RT atau RW-nya. Sehingga merata dan tidak ada kesan pilih kasih,” kata Juliaman.
Bagi Juliaman, Lomba RT-RW Caradde memiliki arti strategis dalam mengukur kemampuan para ketua RT dan RW. ”Saya optimis kalau RT-RW yang mewakili Kecamatan Mariso dalam lomba ini, bisa berbicara banyak. Karena mereka termasuk orang-orang yang dipilih dari tiap kelurahan. Tentunya para lurah juga mengutus RT-RW di wilayahnya yang berprestasi dan bisa diandalkan,” tandas Juliaman.
Camat Rappocini Sulyadi P Putra SG, mengatakan dengan adanya Lomba RT-RW Caradde, diharapkan para ketua RT-RW dapat menunjukkan indikator yang menampakkan kinerja, seperti lorong garden, kondisi keamanan lingkungan dan pelayanan terhadap masyarakat.
”Melalui Lomba RT-RW Caradde ini, para ketua RT-RW juga bisa melakukan pembenahan diri guna memaksimalkan apa yang belum dicapai,” ujarnya.
Selain itu, seluruh RT-RW bisa bersinergi dengan pemkot, sebagai perpanjangan tangan pertama untuk meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat.
Dukungan juga datang dari Camat Kepulauan Sangkarrang Akbar Yusuf. Sebanyak 10 perwakilan, yang terdiri dari enam ketua RT dan empat ketua RW dikirimnya untuk bersaing dalam lomba.
”Melalui Lomba RT-RW Caradde ini, kita berikan penghargaan sebesar-besaranya kepada RT-RW se-Kecamatan Sangkarrang. Program ini memotivasi para ketua RT-RW dalam rangka mendukung program Pemkot Makassar. Sekaligus menggugah dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar dapat mencintai lingkungannya,” ujarnya.
Antusiasme Camat Tallo H Rully Nurdin untuk menyukseskan Lomba RT-RW Caradde terbilang cukup besar. Ia mengutus 15 orang guna mengikuti seleksi.
Bagi Rully Nurdin, lomba ini memiliki arti sangat besar dalam memotivasi, sekaligus menggairahkan semangat kerja para ketua RT dan RW. Khususnya dalam memenuhi sembilan indikator kinerja, dan melihat inovasi yang mereka buat.
”Lomba yang dilaksanakan Berita Kota ini beriringan dengan program Pemkot Makassar. Untuk mencapai keberhasilan dalam pelaksanaan program pemerintahan, diharapkan peran serta seluruh elemen, dengan keikhlasan dan kecintaan dalam memberikan yang terbaik bagi Kota Makassar,” tuturnya.
Ia sangat berharap program ini sukses. Karena masyarakat tersentuh langsung. Kegiatan ini setidaknya akan menghasilkan nilai positif warga.
Dukungan lainnya, Rully intens memotivasi para ketua RT dan RW, agar lebih meningkatkan lagi kinerjanya dalam mendukung program pemkot. Kinerja RT-RW secara umum harus meningkat dan butuh perubahan
Bagi Camat Tamalanrea Muhammad Rheza, lomba yang dilaksanakan BKM ini memberi nilai plus dalam upaya mendorong, sekaligus mengukur kinerja RT dan RW.
”Program ini bagus. Melalui Lomba RT-RW Caradde, bisa mendorong RT-RW lain untuk bisa bergerak dan tidak diam di wilayahnya. Kriteria keberhasilan RW-RT, salah satu indikatornya dengan melihat partisipasi dari RTnya,” ujar Rheza.
Camat Tamalate Fahyuddin Yusuf, mengutus delapan ketua RW dan tiga ketua RT untuk mengikuti lomba ini. Dalam proses penentuan wakil, pihaknya menyerap masukan dari para lurah yang ada di wilayah kerjanya.
”Jadi, para ketua RW dan RT yang kami utus untuk ikut dalam lomba adalah perwakilan dari masing-masing kelurahan. Sehingga ada pemerataan. Yang kita utus adalah para ketua RW dan RT yang sudah berprestasi di wilayahnya masing-masing,” ujarnya
Selaku kepala pemerintahan di Kecamatan Tamalate, Fahyuddin menegaskan, para ketua RT-RW yang diutus sudah siap bertarung. Mereka telah melakukan kegiatan dalam menata lingkungan yang menjadi andalannya.
Sebagai bentuk dukungan Lomba RT-RW Caradde, Pemerintah Kecamatan Wajo telah menyeleksi ketua RT-RW yang akan diikutkan. Camat Wajo Aulia Arsyad, melihat apa yang dilaksanakan BKM ini sejalan dengan program Pemkot Makassar.
”Sebagai camat, saya merasa terbantu dalam upaya meningkatkan kinerja ketua RT-RW. Juga kader PKK, serta warga,” ungkap Aulia Arsyad.
Menurutnya, ketua RT-RW harus mendukung program Pemkot Makassar. Sebab mereka adalah bagian dari warga.
”Kunci untuk ikut Lomba RT-RW Caradde ini adalah kebersamaan semua elemen. Bergandengan tangan dalam rangka mewujudkan apa yang menjadi program Pemkot Makassar,” kata Aulia Arsyad.
Camat Makassar Alamsyah Syahabuddin, meminta kepada para ketua RT-RW di wilayahnya agar kreatif dan inovatif dalam membina warganya.
”RT dan RW memegang peran membentuk karakteristik warganya dalam kehidupan sosial masyarakat,” kata Alamsyah.
Ia menyatakan, ketua RT-RW merupakan perpanjangan tangan pemerintah dalam upaya pendekatan sosial masyarakat. Semua program yang dicetuskan pemerintah disosialisasikan melalui RT-RW.
Untuk eksekusinya, bergantung pada kemampuan dan kreativitas masing-masing pimpinan warga. ”Lomba ini merupakan inovasi yang diharapkan mampu memberi transfer ilmu kepada RT-RW, yang akan menjadi referensi dalam berinovasi,” kata Alamsyah. (jun-nug/rus/c)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top