Headline

132 Keracunan, Lima Orang Diperiksa Polisi

GOWA, BKM — Sebanyak 132 orang keracunan dalam sebuah acara yang berlangsung di Aula Padivalley Golf Pattallassang, Senin (18/2). Perawatannya tersebar di beberapa tempat, baik rumah sakit maupun puskesmas.
Hingga Selasa (19/2), sebagian dari mereka yang sebelumnya mengikuti acara family gatering caddie telah diperbolehkan pulang. Polisi dari Polres Gowa telah memeriksan lima orang terkait kejadian ini.
Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan, merincikan lima orang itu. Masing-masing Arwini (seorang caddie), RE (juru masak), SY (caddie penyedia nasi), JI (pembuat kue puding cantik manis), serta SN (security Padivalley).
Dijelaskan, sejak Senin sore hingga malam, para korban keracunan dirawat di RS yang ada di Gowa dan Makassar. Masing-masing RSUD Syekh Yusuf dan Puskemas Pattallassang di Gowa, serta RS Faisal, RS Grestelina, RS Luramay, dan RS Bahagia di Makassar.
“Sampai saat ini kita belum tahu apa penyebab keracunan. Sebab sampel makanan di acara itu masih diperiksa di lab,” kata AKP Mangatas Tambunan.
Pada Senin malam, korban keracunan yang dirawat di RSUD Syekh Yusuf berjumlah 42 orang. Sementara Selasa (19/2), 36 orang sudah dipulangkan karena kondisinya berangsur membaik.
”Empat orang yang masih tinggal sementara menjalani observasi,” ujar Direktur RSUD Syekh Yusuf dr Salahuddin, kemarin.
Sementara di Puskesmas Pattallassang, seperti dikatakan Plh Kepala Puskesmas Pattallassang Rusli Husain, dari 103 korban keracunan yang diobservasi dan diberi tindakan, seluruhnya sudah dipulangkan.
“Terakhir kami rawat korban masuk satu orang pada jam 12 malam dan sempat diinfus. Tapi pagi tadi (kemarin) sudah pulang juga, karena kondisinya sudah membaik,” kata Rusli Husain.
Sebelumnya, pada Senin siang (18/2) berlangsung acara Caddie Family Gatering 2019 yang berlangsung di Aula Padivalley Lapangan Golf Pattallassang yang terletak di Desa Pallantikang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa.
Di dalam acara yang dimotori para caddie (asisten pemain golf), digelar berbagai kegiatan. Antara lain lomba dance, tarian, dan games. Sejumlah bingkisan dan hadiah menarik disediakan.
Dalam acara itu juga pihak pelaksana menyiapkan makan nasi dos dan kue-kue. Untuk nasi dos berisi nasi, daging rendang, acar timun, telur dan pisang. Sedang untuk kuenya, ada jalangkote dan kue cantik manis.
Belum diketahui makanan apa penyebab para caddie dan sejumlah peserta family gatering itu keracunan. Berdasarkan hasil olah TKP petugas Polsek Bontomaranu, makanan yang disiapkan panitia didatangkan dari luar. Dipersiapkan secara patungan dan dikerja oleh seorang caddie bernama Arwini.
Kini Arwini, seperti dikatakan AKP Mangatas Tambunan, sementara menjalani pemeriksaan di Polsek Bontomarannu. “Kita belum tahu penyebab keracunan apakah makanan nasinya atau kuenya yang jelas masih diperiksa di laboratorium,” kata Mangatas.
Diamankannya Arwini, menurut AKP Mangatas Tambunan, selain untuk diambil keterangannya, juga menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dari pihak keluarga korban keracunan yang terkesan menyalahkan Arwini.
“Jadi Arwini ini belum tersangka. Kita amankan dulu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, yang mungkin saja bisa dilakukan pihak keluarga para korban lainnya. Sekarang masih diperiksa apakah ada unsur pidana atau tidak,” kata AKP Mangatas Tambunan.
Peristiwa keracunan massal yang mengagetkan masyarakat sekitar kawasan lapangan golf, membuat Pemkab Gowa prihatin. Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni bahkan datang langsung untuk memantau kondisi para korban keracunan yang dirawat di IGD RSUD Syekh Yusuf Gowa.
Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Gowa dr Hasanuddin mengatakan saat ini sampel makanan sementara pemeriksaan.
“Belum ada hasilnya. Baru dikirim ke laboratorium BPOM. Jadi kami ambil juga untuk diperiksa di BPOM. Polisi juga ambil dan periksa di laboratoriumnya,” jelas dr Hasanuddin.
Norman, Operasional Padivalley Golf Pattallassang mengatakan, makanan yang disiapkan memang hasil patungan para caddie dan disiapkan sendiri oleh caddie. Family gatering caddie ini, menurut Norman, digelar tahunan dalam rangka mempererat silaturahmi.
“Kalau soal apa penyebab keracunannya kami belum tahu. Saya juga baru tiba dan tahu kejadiannya setelah dikabari caddie lainnya. Yang jelas caddie yang ikut acara family gatering ini jumlahnya tidak sampai 100 orang,” kata Norman. (sar/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top