PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Headline

Polda Kukuh BB Sabu 3,4 Kg Sesuai BAP

MAKASSAR, BKM — Dugaan raibnya barang bukti (BB) sabu seberat 900 gram milik terdakwa bandar Syamsul Rijal alias Rijal alias Kijang bin Abdul Hamid, terus menuai bergulir. Polda Sulsel bersikukuh BB dalam berkas penyidikan sebanyak 3,4 kg. Sementara pada dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), barang bukti yang disidangkan hanya 2,5 kg.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, menegaskan bahwa barang bukti 3,4 kg sabu dalam perkara tersebut telah sesuai yang tertuang dalam BAP (Berita Acara Pemeriksaan).
BB sabu 3,4 kilo yang telah kita sita sesuai dalam BAP. Memang ada kaitannya dengan Kijang, ujar Kombes Dicky saat ditemui, Kamis (142).
Dicky menuturkan, dalam sidang perkara tersebut memang ada masalah yang muncul. Para saksi menyatakan dalam BAP, bahwa itu ada kaitannya dengan Kijang.
Namun faktanya dalam persidangan, saksi justru memberi keterangan lain. Inilah yang kemudian membuat hakim membuat suatu keputusan berdasarkan keterangan saksi di pengadilan. Padahal harusnya hakim mempertimbangan apa yang ada di BAP, kata Dicky.Menurut Dicky, kasus ini tidak mungkin dinyatakan P-21, jika tidak memenuhi syarat. Kasusnya kan sudah lengkap, makanya di-P-21 dan disidangkan, tandasnya.
Terkait polemik dalam penanganan kasus ini, Dicky mengatakan, polda akan memberi atensi khusus. Termasuk soal tidak hadirnya penyidik memberikan keterangan dalam persidangan.
Terkait barang bukti sabu 3,4 kg, Dicky menegaskan bahwa tidak ada pengurangan sesuai barang bukti yang telah disita. Tapi kita tidak tahu ke mana kalau ada penguranganan di situ, imbuhnya.
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel Salahuddin yang ditemui terpisah, mengatakan bahwa telah ada langkah hukum yang dilakukan jaksa penuntut umum (JPU) terkait vonis bebas Kijang.
”JPUnya sudah melakukan upaya hukum kasasi. Karena dalam perkara ini bebas murni, maka langkah yang ditempuh adalah kasasi. Bukan banding,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Salahuddin, Kejaksaan Agung juga bereaksi atas putusan bebas ini. Kejagung melalui Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) meminta segera dilaporkan penanganan perkara tersebut. ”Tadi (kemarin) sudah difax ke kejagung,” ujarnya.
Terkait penanganan perkara ini, lanjut Salahuddin, tentu akan ada evaluasi terhadap jaksa yang menangani, atau eksaminasi.
Terhadap perkara yang bebas, jaksanya dieksaminasi. Jaksa akan diminta memaparkan proses prapenuntutan yang telah dilakukan. Apakah ada kekeliruan jaksa. Atau memang jaksa sudah bekerja sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tandasnya.
Tekait barang bukti sabu yang diduga tidak sesuai dalam dakwaan jaksa, Salahuddin mengatakan bahwa mestinya ada sampel atau berita acara pemusnahan yang dibawa ke pengadilan.
Barang bukti itu harus dilampirkan dalam berkas perkara oleh penyidik,” kuncinya. (matrus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top