PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Kriminal

Dua Kali Rumah AGH Sanusi Baco Dilempar Batu

IST LEMPAR BATU-Gagah diamankan aparat Polsek Rappocini usai melakukan pelemparan ke rumah AGH Sanusi Baco, Senin (11/2). Batu yang digunakannya melempar diamankan sebagai barang bukti.

MAKASSAR, BKM — Waktu sudah menjelang siang, Senin (11/2) sekitar pukul 10.30 Wita. Warga di Jalan Kelapa 3 tiba-tiba dikagetkan dengan suara gaduh.
Terdengar suara kaca pecah. Beberapa warga kemudian mencari sumber suara.
Alangkah kagetnya mereka, sebab kediaman AGH Sanusi Baco menjadi sasaran pelemparan batu. Saat kejadian, rumah Ketua Majelis Ulama Indonesia Sulsel itu dalam keadaan sepi.
Warga lalu beramai-ramai mencari tahu siapa pelaku pelemparan tersebut. Apalagi aksinya dilakukan dua kali.
”Dua kali kami mendengar suara pecahan kaca yang berasal dari rumah Pak Kiai. Diduga kaca rumah pecah akibat dilempari batu. Tapi kami tidak tahu kenapa orang itu melakukannya. Karena saya tinggal di belakang rumah Pak Kiai, dan sejauh ini tidak pernah ada permasalahan,” ujar Asrul, warga setempat.
Tak lama kemudian aparat Polsek Rappocini tiba di lokasi kejadian. Dipimpin Kapolsek Kompol Edy Supriadi, dilakukan penyelidikan. Sementara personel lainnya melakukan perburuan.
Dari hasil penyelidikan, polisi mengantongi identitas pelaku. Keberadaannya pun terlacak. Ia ada di Jalan Muh Yamin.
Petugas yang tiba mendapati seorang pria tengah dikerumuni warga. Sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, lelaki tersebut secepatnya dievakuasi.
Belakangan diketahui jika pria pria bernama Gagah dan nyaris dihajar masaa itu adalah pelaku pelempar rumah AGH Sanusi Baco. Saat dimintai keterangan, ia cukup santun. Namun jawabannya cukup menjengkelkan.
”Kenapa sampai kamu melakukan pelemparan di rumah Pak Kiai?” tanya Kapolsek Kompol Edy Supriadi.
”Kenapa memangkah?” jawab Gagah, seperti ditirukan Edy.
Jawaban itu membuat warga sekitar jadi jengkel. Namun, karena pelaku sudah dalam kawalan aparat, aksi massa berhasil diredam.
Petugas kepolisian mendalami motif pelemparan yang dilakukan Gagah. Saat hendak digelandang ke Mapolsek Rappocini, datanglah orang tua pelaku.
”Orang tuanya sampaikan bahwa anaknya baru keluar dari Rumah Sakit Dadi. Kami kemudian mengeceknya ke beberapa tetangga. Mereka juga mengiyakan kalau pelaku pernah dirawat di RS Dadi,” terang kapolsek lagi.
Menurut Kompol Edy, pelaku melempari bagian garasi rumah AGH Sanusi Baco. Batu mengenai kaca jendela. Setelah itu, pelaku berjalan kaki dan seolah tidak terjadi apa-apa. ”Kemungkinannya penyakit pelaku kambuh,” tandasnya. (ish/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top