PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Kriminal

Ditemukan Bukti Penyerahan Uang Fee

MAKASSAR, BKM — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel telah mengantongi sejumlah alat bukti indikasi melawan hukum dalam kasus dugaan penyimpangan pelaksanaan proyek pembangunan irigasi di Kabupaten Bulukumba. Kegiatan fisik tersebut menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN-P tahun 2017 sebesar Rp49.819.000.000 di Dinas PSDA Bulukumba.
”Untuk kasus (fee proyek) Bulukumba, saya sudah tandatangani hasil penyelidikan operasi intelijen untuk diserahkan ke bidang pidsus. Termasuk semua dokumen-dokumen yang ditangani bidang intelijen sebelumnya,” kata Kepala Kejati Sulsel Tarmizi, kemarin.
Termizi menyebut, dari hasil penyelidikan yang dilakukan tim intelijen dalam kasus ini, diperoleh fakta adanya indikasi perbuatan melawan hukum. Seperti adanya pertemuan-pertemuan, serta indikasi perjanjian.
“Ada juga ditemukan indikasi penyerahan sejumlah uang. Bukti-buktinya sudah lengkap,” tandasnya.
Terkait dugaan adanya indikasi aliran uang ke pihak tertentu, menurut Tarmizi, pengusutannya akan dilakukan di tahap penyidikan. Sebab menurutnya, hasil penyelidikan intelijen belum bisa dipastikan, apakah ada indikasi suap dalam kasus ini. Karena belum diketahui nilai Rp49 miliar itu dikucurkan ke mana saja.
“Termasuk uang yang di keluarkan pihak ketiga itu di mana dan ke mana. Nanti di penyidikan akan kita bongkar itu semua,” tegas Tarmizi.
Proyek pembangunan irigasi Bulukumba di Dinas PSDA Kabupaten Bulukumba dikucurkan melalui Kementerian Keuangan RI. Dialokasikan bagi peningkatan fungsi bendungan dan irigasi, serta sarana penyediaan air dam (bendungan) melalui proyek rehabilitasi jaringan bendungan dan irigasi yang tersebar di 27 titik. (mat/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top