PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Metro

Dewan Prihatin Jelang UN Masih Miskin Komputer

MAKASSAR, BKM–Politisi Partai Golkar Sulsel, Rusni Kasman mengaku prihatin atas kebijakan pemerintah dalam hal persiapan ujian nasinal berbasis komputer (UNBK).
Rusni beralasan karena sampai saat ini masih ada daerah yang belum melengkapi sarana komputer untuk digunakan siswa. Seperti di Kabupaten Bone, baru terealisasi 10 persen komputer dari jumlah keseluruhan 40 sekolah baik SMA maupun SMK negeri. “Baru 11 sekolah yang dapat. Itupun satu sekolah hanya dapat 20 komputer padahal dalam sekolah itu yang akan ikut ujian antara 150 hingga 300 siswa,” ujar Rusni disela-sela mengikuti rapat Pansus RPJMD 2019-2023 di gedung Tower DPRD Sulsel, Senin (11/2).
Bahkan kata Rusni, anggaran pengadaan komputer untuk tahun 2018 sudah diberikan sebanyak Rp5 miliar dan tahun 2019 ini sebesar Rp25 miliar. Olehnya itu, ia minta agar segera diadakan untuk menunjang kelancaran siswa mengikuti UN.
Anggota Fraksi Partai Golkar Sulsel ini menambahkan, bila penyediaan komputer jelang UNBK pada awal April itu idealnya separuh atau 50 persen saja dulu.
Berdasarkan hasil reses baru baru ini, sejumlah wakil rakyat menemukan ada orang tua siswa yang dimintai oleh guru agar membeli laptop untuk anaknya.
“Ada orang tua disuruh bayar untuk membeli laptop, padahal mereka itu menjerit, menangis kalau masalah komputer. Belum lagi, anak-anak nanti stres,” ujarnya.
Soal adanya permintaan guru agar siswa atau orang tua siswa yang harus membeli laptop juga mendapat reaksi dari Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Kadir Halid.
Kadir menegaskan, hal tersebut tidak boleh dilakukan. Bahkan dirinya telah menyampaikan larangan tersebut ke Kadis Diknas Irman Yasin Limpo. “Saya sudah sampaikan ke pak Kadisdik agar tidak membebani siswa atau orang tua siswa untuk membeli laptop,” ujar Kadir yang juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel ini.(rif)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top