Kriminal

Mantan Kasubag Pertanahan Pemkot segera Diadili


MAKASSAR, BKM — Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel telah menuntaskan penyidikan kasus dugaan korupsi pembebasan lahan proyek pembangunan jalan simpang lima underpass Mandai-Maros. Tak lama lagi perkaranya segera bergulir di pengadilan.
Dalam kasus ini, jaksa menetapkan mantan Kepala Sub Bagian (Kasubag) Pertanahan Pemerintah Kota Makassar Ahmad Rifai sebagai tersangka. Satu tersangka lainnya, yakni Rosdiana Hadris hingga kini masih berstatus DPO dan menjadi buruan kejaksaan.
Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Kejati Sulsel A Faik Wana Hamzah, membenarkan hal tersebut. “Saat ini tim penyidik tengah menyusun dan telah dalam tahap di jilid. Penyidikan kasusnya telah lengkap serta sudah memenuhi syarat untuk ditingkatkan ke tahap pra penuntutan dan diserahkan ke jaksa penuntut. Rencana pekan ini, perkaranya sudah kita tahap dua ke jaksa penuntut,” terang A Faik Wana, Minggu (10/2).
Dalam kasus ini, Ahmad Rifai dijadikan tersangka karena diduga kuat telah menerima fee Rp200 juta dari tersangka Rosdiana Hadris. Uang tersebut merupakan fee hasil penjualan tanah dalam proyek pembebasan lahan jalan simpang lima underpass Mandai-Maros.
Proyek tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dari Kementerian Pekerjaan Umum, melalui Balai Jalan Metropolitan Makassar (BJMM) sebesar Rp10 miliar. Namun ditemukan fakta dalam pembayaran ganti rugi diduga ada indikasi salah bayar. Nilainya ditaksir mencapai Rp3,42 miliar .(mat/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top