PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Metro

Buka Bisnis Karena Hobi Makan

Merdiah, Tinggalkan Profesi Guru Buka Usaha Kuliner (2-Habis)

PIZZANA D’poer Diyah adalah bisnis usaha kuliner rintisan Merdiah yang mulai berjalan pada awal 2018. Produk buatanya ini ditawarkan secara online di media sosial (medsos) dan menghasilkan omzet hingga jutaan rupiah setiap bulannya.

Laporan: ARIEF AL QADRY

Diah, begitu nama sapaan karib dari orang-orang yang memanggilnya. Sejak dulu, perempuan kelahiran Ujung Pandang, 23 Mei 1994 memang memiliki hobi makan dan masak. Hampir semua waktu lowongnya dia gunakan tuk membuat masakan. Dari jenis makanan berat sampai makanan ringan semuanya mampu dia buat seorang diri.
Bagi Diah, tidak ada waktu lebih baik dan mengesankan dari membuat masakan yang sehat untuk dihidangkan di keluarga ataupun kerabatnya. Sambil menyalurkan hobi, juga menyehatkan perut.
Resep racikan bumbu-bumbu makanan didapatkan selain dari orang-orang, juga dari tabloid. Setiap minggu pasti ada terbitan resep makanan terbaru. Dan masuk di 2017, Diah mulai aktif membuka channel youtube pada aplikasi smartphonenya. Di sana ada tutorial membuat makanan atau minuman, jadi dapat lebih membantunya membuat masakan. Jika belum ada terbitan terbaru biasanya Diah membuka portal website berita online khusus yang telah ada aneka resep masakan.
Sudah cukup banyak tutorial dan artikel resep masakan yang dilahapnya. Tapi cuma satu yang selalu memantik hatinya untuk terus dicoba dan dikembangkan dengan baik. Adalah pembuatan pizza. Jenis makanan itu yang selalu membuat Diah ingin menciptakan hal baru yang inovatif termasuk melihat ada peluang bisnis dalamnya.
“Pizza yang saya buat ini awalnya cuma untuk konsumsi keluarga atau saya sajikan kalau teman-teman suami saya datang ke rumah. Tapi lama-lama khususnya dari teman suami saya banyak suka dan bahkan mereka ada yang pesan dibuatkan. Saya melihat ini berpeluang juga tinggal bagaimana bisa dibuat lebih baik lagi,” katanya.
Semenjak itulah, pizza buatan Diah mulai digandrungi orang-orang. Dari keluarga, kerabat, bahkan sampai orang baru yang entah dari mana tiba – tiba datang menghubungi lewat telepon lalu memesan pizza untuk dibuatkan. Sambil tersenyum Diah mengiyakan pizza pesanan itu.
“Awal-awalnya saya membuat pizza dari teflon saja, dan tiga bulan setelah mengupload di medsos gambar pizza buatan saya, keuntungan sudah masuk dan membeli alat pembakaran kue atau oven. Lumayan juga hasilnya,” ucapnya.
Semua pesanan pizza diantarkan oleh jasa pengantaran online cukup dengan hanya mengirimkan alamat lengkap penerima. Untuk pembuatan satu pizza maksimum waktu dibutuhkan dua jam dari waktu pemesanan.
Harga pizza yang dijual mulai seharga Rp35 ribu-Rp65 ribu pizza berukuran besar, Rp35 ribu-Rp45 ribu untuk ukuran kecil, dan Rp45 ribu-Rp55 ribu berukuran sedang.
Produk pizza nya ini dipasarkan secara online di medsos seperti facebook, instagram dan whats app dengan nama Pizzana D’poer Diyah. Dan nama ini sudah melekat juga memiliki pembeli setianya.
“Bedanya pizza buatan saya dengan pizza-pizza yang ada di tempat lain mungkin dari nama atau brandnya sajalah. Tetapi kalau kualitas rasa pizza buatan saya boleh diaduh,” sebutnya.
Resolusi di 2019 ini setelah satu tahun lebih bisnis Pizzana D’poer Diyah berjalan, dia berharap produknya masuk di toko toko kuliner dan dapat membuka toko offline sendiri.
Tentu harapan dan tujuannya ini berdasarkan dengan melihat animo orang orang yang cukup ramai memesan pizza atau kebab buatannya. (arf)

www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top