PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Gojentakmapan

Masih Ada 24 Kades di Maros Belum Dilantik

BKM/ASKARI LANTIK -- Bupati Maros, HM Hatta Rahman melantik dan mengambil sumpah sebanyak 41 kepala desa hasil Pilkades serentak pada Oktober 2018 lalu.

MAROS, BKM — Sebanyak 41 orang kepala desa (Kades) di Kabupaten Maros resmi dilantik. Pelantikan ini merupakan tahap awal dari 65 total desa yang telah menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak pada Oktober 2018 lalu.
Dengan demikian, masih 24 orang Kades terpilih hasil Pilkades serentak tersebut belum dilantik. Pelantikan ini dipimpin langsung Bupati Maros, Hatta Rahman di gedung Serbaguna, Pemkab Maros, Kamis (7/2).
Kepala bagian Humas Pemkab Maros, Darmawaty, mengatakan, pelantikan ini dibagi dua tahap. Karena masih ada beberapa Kades yang wewenangnya masih belum berakhir. Selain itu, juga ada beberapa desa yang bersengketa di pengadilan usai Pilkades lalu, hingga tidak bisa dilantik saat ini.
”Hari ini baru 41 kepala desa yang dilantik. Jadi untuk tahap awal saja. Ditahap kedua sisanya. Sengaja dibuat begitu karena masih ada kepala desa yang masih menjabat belum selesai masanya. Ada juga yang sedang berproses di pengadilan,” katanya.
Sejauh ini, kata dia, ada dua desa yang bersengketa dalam Pilkades dan sedang dalam proses pengadilan, yakni Desa Damai, Kecamatan Tanralili, dan Desa Pajukukang, Kecamatan Bontoa. Kedua desa ini dipastikan belum bisa dilantik sampai ada keputusan dari pengadilan.
”Kalau dua desa itu, pasti kita harus menunggu dulu keputusan yang incracht dari pengadilan baru bisa dilantik. Kalau sisanya kan sisa waktu saja. Rencananya, untuk tahap kedua pelantikan akan dilaksanakan pada bulan Mei mendatang,” lanjutnya.
Sementara itu, salah seorang Kades dari Majannang, Kecamatan Maros Baru, Muh Edi yang ditemui usai pelantikan mengaku sangat lega sekaligus cemas. Menurutnya, jabatan Kades yang ia emban saat ini merupakan amanah besar dan akan dipertanggungjawabkan dunia akhirat. Ia pun berjanji akan berbuat yang terbaik bagi warganya.
”Ada rasa legah dan cemas juga. Karena jabatan ini adalah amanah yang berat sebenarnya. Bukan hanya dipertanggungjawabkan di dunia, tapi juga ke akhirat. Mudah-mudahan amanah ini bisa saya emban dengan baik, tentunya untuk kepentingan warga,” ujarnya. (ari/mir/c)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top