PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Headline

Formasi Guru Dominasi Penerimaan PPPK

MAKASSAR, BKM — Hari ini, Jumat (8/2), Pemerintah Provinsi Sulsel mulai membuka pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kepastian tersebut menyusul telah diterimanya petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) terkait ketentuan, jadwal, dan mekanisme perekrutan.
Penjabat (Pj) Sekretaris Provinsi Sulsel Ashari Fakhsirie Radjamilo menjelaskan, berdasarkan jadwal yang dikeluarkan Kemenpan RB dan ditandangani langsung Menpan RB, pendaftaran peserta PPPK 10-16 Februari. Kemudian 10-17 Februari tahapan verifikasi administrasi. 12-14 Februari penetapan lokasi ujian dan penggunaan sistem CAT UNBK Kemendikbud.
Tes PPPK dijadwalkan 23-24 Februari. Kemudian 25-28 Februari pengolahan nilai. Hasil seleksi PPPK akan diumumkan 1 Maret mendatang.
Untuk tahap pertama ini, kata Ashari, Pemprov mendapat kuota sebanyak 511 orang. Pendaftaran ini dibuka untuk pegawai honorer kategori 2 (K2).
Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel itu menjelaskan, tahap pertama hanya untuk honorer K2 guru, tenaga kesehatan, tenaga harian lepas (THL) pertanian, dan dosen perguruan tinggi negeri (PTN) baru.
Dari kuota yang diberikan untuk Sulsel, nyaris semuanya dialokasikan untuk guru. Tenaga kesehatan hanya satu. Sementara untuk penyuluh pertanian tidak ada.
Di lingkup Sulsel, kata Ashari, jumlah K2 mencapai 22.393 orang. Ini berdasarkan rekapitulasi dari laporan kabupaten/kota yang masuk. Sementara di pemprov jumlahnya 851 orang.
“Ini data terakhir. Tapi tentu berkurang karena ada yang sudah berhenti, meninggal dan lulus CPNS. Kita belum rekap ulang,” tambahnya.

Jatah Makassar 422 Orang

Hari ini juga, Pemerintah Kota Makassar mulai membuka tahapan seleksi penerimaan PPPK. Kepala Badan Kepegawaian Kota Makassar Andi Siswanta Attas, mengatakan, pihaknya telah menerima juknis dan juklak (petunjuk pelaksanaan) dari Kemenpan RB terkait hal itu.
“Kita sudah terima juknisnya, Makassar dapat jatah 422 orang yang terdiri dari 391 guru, satu tenaga medis dan 30 penyuluh pertanian,” ujar Siswanta, kemarin.
Siswanta menyebut, penerimaan PPPK kali ini tidak menekankan persyaratan khusus dan tidak terbuka untuk umum. Pegawai yang akan diterima merupakan honorer K1 dan K2 yang telah terdata di Pemerintah Kota Makassar.
Adapun jumlah honorer K2 di Pemkot Makassar saat ini sebanyak 1.060 orang. Sedangkan honorer K1 sudah tidak ada.
“Pusat yang langsung mengambil data dari yang lalu-lalu. Makanya tidak ada persyaratan khusus. Tidak ada batasan usia untuk itu,” ucap Siswanta.
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan, jika memang sesuai aturan bahwa gaji PPPK dibebankan pada APBD, ia akan melanjutkannya jika hal tersebut tidak ada masalah.
“Sebenarnya tidak ada masalah. Tapi sebelumnya harus ada hal-hal yang coba kita liat terlebih dahulu manfaatnya,” ungkapnya.
Penerimaan PPPK ini pun, dikatakan Danny, menjadi sangat menguntungkan para pegawai K2 yang saat ini statusnya perlu kepastian. (rhm-nug/rus)

www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top