Politik

Andalkan Ketokohan Serta Pengalaman

Japri Y Timbo - A Arham Basmin Mattayang

GOWA, BKM–Bagiamana jadinya ketika dua calon anggota kegislatif (Caleg) untuk DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang beda partai namun satu daerah pemilihan (dapil) bertemu. Apa saja yang mereka bahas, serta bagaimana mereka saling menyapa. Caleg Partai Demokrat Sulsel, Japri Y Timbo tanpa sengaja bertemu dengan caleg Partai Nasdem DPRD Sulsel Andi Arham Basmin Mattayang.

LAPORAN: ARIF SITUJU
EDITOR: HAMZAH SAMAL

Tak banyak yang bahas, namun hanya sebatas menceritakan pengalaman, salah satunya kisah saat memasang Alat Peraga Kampanye (APK), masalah dukungan masyarakat hingga hasil survei partai yang diselingi humor atau canda tawa.

Keduanya bertemu dalan acara haqiqah anak dari salah seorang wartawan Harian Fajar, Mustaqim Musma di Manggarupi Kabupaten Gowa, belum lama ini. Japri bercerita soal APK Arham yang terpasang dekat rumahnya. Suatu waktu istri Japri bertanya, apa pemilik APK dikenal. Japri pun memberikan jawaban ke istrinya jika pemilik APK tersebut adalah temannya. “Kalau caleg itu tak boleh diganggu. Dia (Arham,red) adalah teman saya,”ujar Japri pada istrinya.

Adapun Arham bicara soal elektoral atau hasil survei partai dan caleg Nasdem yang bertarung di dapil Sulsel I atau Makassar A. “Persaingan semakin ketat, meski saya baru jalan Desember yang lalu, tapi saya juga optimis dapat lolos ke parlemen,”ujar putra Bupati Luwu terpilih Basmin Mattayang ini.

Perbincangan dengan canda tawa ini semakin ramai karena hadir juga sejumlah politisi dan caleg DPR RI dan DPRD Sulsel seperti politisi PDIP Rudi Pieter Goni, Andry Arief Bulu, Syamsu Rizal MI, Ariadi Arsyal, Muchtar Tompo, Rahmansyah, Satriya Madjid, Hoist Bachtiar dan lainnya. Acara haqiqah juga dihadiri caleg DPR RI dari Nasdem Hj Hamsiah Iksan Krg Intang serta dua caleg Makassar masing -masing Hamsah Abdullah dari Golkar dan dari Fasruddin Rusli dari PPP. (rif/cha/b)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top