PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Bisnis

Tahun 2018, EBITDA PT Vale Capai USD235,7 Juta

RAMAH LINGKUNGAN -- Penanganan limbah cair PT Vale yang ramah lingkungan.

MAKASSAR, BKM — Sepanjang tahun 2019, PT Vale Indonesia Tbk berhasil mencatatkan EBITDA (Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) atau pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi sebesar USD235,7 juta. Angka ini didapatkan setelah dilakukan audit untuk tahun 2018.
Perseroan membukukan EBITDA sebesar USD235,7 juta terutama didorong peningkatan harga realisasi
dan kemampuan untuk menerapkan manajemen biaya yang hati-hati.
Harga realisasi rata-rata pada tahun 2018 lebih tinggi 27 persen dibandingkan harga tahun 2017.
”Kenaikan harga tentunya membawa dampak positif terhadap kinerja keuangan kami. Namun, apa yang membedakan adalah kemampuan kami untuk mengelola biaya secara hati-hati. Pada awal 2018, kami meluncurkan program tantangan USD50 juta target pengurangan biaya dalam tiga tahun. Sejak saat itu, kami telah melakukan serangkaian inisiatif untuk menghilangkan pemborosan operasional dan untuk meningkatkan efisiensi. Upaya itu telah berhasil menyumbang USD10,8 juta dari target USD50 juta pada tahun 2018,” kata Nico Kanter, CEO dan Presiden Direktur Perseroan.
Selain itu, PT Vale mencatat penjualan sebesar USD776,9 juta ditahun 2018, naik sebesar 23 persen dibandingkan
penjualan ditahun 2017 sebesar USD629,3 juta. Harga realisasi rata-rata pengiriman nikel dalam matte ditahun 2018 sebesar USD10.272 per ton, naik dari harga tahun 2017 sebesar USD8.106 per ton. Beban pokok pendapatan perseroan ditahun 2018 meningkat sebesar USD50,1 juta atau 8 persen
dari USD622,8 juta ditahun 2017 menjadi USD672,9 juta. Hal ini terutama disebabkan kenaikan harga bahan bakar dan batubara.
”Pada akhir tahun 2018, kami menerima izin eksplorasi untuk Blok Sorowako, Bahadopi, dan Pomalaa. Kami juga menerima izin eksploitasi untuk Blok Sorowako yang mengharuskan kami untuk membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kehutanan. PNBP berlaku mundur sejak 2008 yang merupakan tahun penerbitan Peraturan Pemerintah No. 2/2008. Tanpa menyertakan pajak PNBP retroaktif satu kali, beban pokok pendapatan per metrik ton pada 4T18 akan turun sebesar USD149 jika dibandingkan triwulan sebelumnya. Penerbitan izin kehutanan yang telah lama dinanti ini memberikan kepastian hukum dan mengurangi risiko bisnis kami,” ujar Nico Kanter.
Konsumsi HSFO tahun 2018 per metrik ton nikel dalam matte yang diproduksi menurun sementara konsumsi batubara meningkat bila dibandingkan dengan 2017. Hal ini disebabkan inisiatif konversi batubara yang menyumbang total penghematan sebesar USD40,1 juta pada 2018. Konsumsi diesel per metrik ton ditahun 2018 meningkat dibandingkan tahun 2017.
”Hal ini mencerminkan konsumsi yang lebih tinggi pada tahun 2018 untuk mengoperasikan unit alat berat kami akibat volume material yang dipindahkan lebih banyak. Kas dan setara kas perseroan pada 31 Desember 2018 sebesar USD301,1 juta, meningkat sebesar USD79,5 juta dari saldo 31 Desember 2017. Belanja modal pada tahun 2018 adalah sekitar USD99,0 juta, naik dari USD68,5 juta pada tahun 2017,” ujar Nico.
Pada tahun 2018, tambah Nico, PT Vale memproduksi 74.806 metrik ton nikel dalam matte, turun hampir 3 persen dari
produksi tahun lalu sebesar 76.807 metrik ton. Penurunan ini terutama didorong kandungan rata-rata nikel yang lebih rendah pada tahun 2018 dan dampak dari kegiatan pemeliharaan yang tidak terencana pada 3T18.
Perseroan telah mencapai lebih dari 30 juta jam kerja tanpa kecelakaan yang mengakibatkan kehilangan jam kerja dan mendapatkan penghargaan keselamatan Aditama pertama dari pemerintah. Perseroan juga memenangkan penghargaan Best of the Best untuk Manajemen Lingkungan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk ke-empat kalinya pada tahun 2018. Perseroan akan tetap fokus pada berbagai inisiatif penghematan biaya untuk mempertahankan daya saing Perseroan tanpa mengkompromikan nilai utama perseroan. Yakni keselamatan jiwa merupakan hal terpenting dan menjaga kelestarian bumi. (amir)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top