PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Headline

SD Digabung untuk Dijadikan SMP

MAKASSAR, BKM — Rencana penggabungan SD di Makassar mendapat dukungan dari Wali Kota Mohammad Ramdhan Pomanto. Khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Makassar.
Orang nomor satu Makassar yang akrab disapa Danny itu menilai, penggabungan SD yang kurang jumlah muridnya merupakan solusi yang tepat. Apalagi Kecamatan Makassar belum memiliki sekolah SMP.
“Tentu itu adalah ide yang menarik. Daripada besar biaya operasionalnya, lebih baik gabungkan saja SD. Kemudian salah satunya dijadikan SMP,” ujarnya, kemarin.
Untuk lebih teknisnya, Danny menyerahkan hal tersebut kepada Dinas Pendidikan terlebih dahulu. Karena saat ini masih dalam proses gagasan.
Jika nantinya telah mendapat persetujuan dari berbagai pihak, barulah dirinya akan menindaklanjuti usulan ini secara detil.
Dimintai tanggapannya, Wakil Wali Kota Syamsu Rizal menegaskan, sudah seharusnya dilakukan pembangunan SMP di wilayah Kecamatan Makassat. Karena dari pertimbangan teknis,l ini menyangkut akses sekolah di sekitarnya.
Wawali yang biasa disapa Deng Ical ini, memastikan rencana tersebut akan mendapat perhatian. Karena kecamatan di sekitarnya masing-masing telah memiliki SMP.
“Kita pasti perhatikan hal itu. Karena daerah yang ada di sekeliling Kecamatan Makassar, seperti Panakukang, Ujung Pandang dan Mamajang masing-masing sudah memiliki mempunyai SMP,” tandasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Rahman Bando mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan kajian terkait masalah itu. Ia akan mulai memikirkan solusinya. Termasuk menggabung SD yang selama ini ada di Kecamatan Makassar, untuk digunakan fasilitasnya oleh siswa SMP.
“Karena saat ini banyak SD yang sudah tidak memenuhi standar jumlah peserta didiknya. Itu yang lagi kita kaji sekarang, apakah kita merger SD itu, lalu fasilitasnya digunakan olah SMP,” jelas Rahman.
Untuk itu, Rahman terlebih dahulu akan menyiapkan data-data terkait solusi tersebut. Setelah itu diperhadapkan ke wali kota. Karena jika membangun sekolah dalam waktu dekat, akan ada banyak proses yang harus dilalui.
“Kalau mau bangun SMP, kita harus siapkan tanah dulu. Juga menyiapkan anggaran. Itu butuh waktu panjang,” jelasnya.
Anggota DPRD Makassar meminta pemkot untuk melakukan pengkajian matang, sebelum merealisasikan rencana menggabungkan SD.
”Harus ada pertimbangan dan kajian sebelum melebur atau menggabung sekolah, dengan melihat kondisi serta lokasinya,” ujar Basdir, anggota Komisi D Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat, Jumat (11/1).
Jangan sampai, tambah Basdir, penggabungan sekolah-sekolah menimbulkan kerancuan di tengah masyarakat. Juga data peserta didik di sekolah yang dileburkan ikut rancu.
“Jangan sampai juga anak-anak malas bersekolah karena tadinya sekolahnya dekat, sekarang sudah jauh. Ini juga yang harus dipikirkan sebelum merealisasikan rencana tersebut,” tandasnya. (nug-arf/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top